Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

TNI Tegaskan Pengamanan Kejaksaan Bersifat Rutin dan Preventif

astakom, Jakarta- TNI Angkatan Darat menegaskan bahwa pengerahan personel untuk pengamanan Kejaksaan di seluruh Indonesia merupakan langkah rutin dan bersifat preventif, bukan respons atas situasi khusus.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menjelaskan surat telegram KSAD yang beredar merupakan tindak lanjut dari instruksi Panglima TNI terkait kerja sama pengamanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari). Surat tersebut berstatus surat biasa, bukan surat dengan klasifikasi khusus.

Pengerahan prajurit TNI dalam rangka penguatan pengamanan Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia menuai reaksi publik.

Bahkan sejumlah kalangan menilai Presiden Prabowo Subianto mengembalikan dwi fungsi ABRI sebagaimana pernah dilakukan di era kepemimpinan Presiden Soeharto di saat orde baru.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Wahyu Yudhayana menjelaskan bahwa telegram Panglima TNI soal pengerahan personel ini sifatnya surat biasa.

“Perlu dipahami bahwa dalam institusi TNI, termasuk TNI AD, terdapat berbagai klasifikasi surat yang dikeluarkan sesuai dengan isi dan peruntukannya. Surat yang ditanyakan rekan-rekan media tersebut tergolong Surat Biasa (SB),” ungkap Brigjen TNI Wahyu dalam keterangan tertulisnya kepada astakom.com (18/5).

Selanjutnya, substansi dari surat tersebut berkaitan dengan kerja sama pengamanan di lingkungan institusi Kejaksaan. Menurut dia, kegiatan pengamanan ini sudah berlangsung sebelumnya dalam konteks hubungan antar satuan.

“Yang akan dilaksanakan ke depan adalah adanya kerja sama pengamanan secara institusi sejalan dengan adanya struktur Jampidmil (Jaksa Agung Muda Pidana Militer) di Kejaksaan, sehingga kehadiran unsur pengamanan dari TNI merupakan bagian dari dukungan terhadap struktur yang ada dan diatur secara hierarkis,” tegas Brigjen Wahyu.

“Pengamanan ini sebenarnya sudah berlangsung sebelumnya dalam konteks kerja sama antar satuan. Kini diperkuat secara institusional, seiring hadirnya struktur Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil),” imbuhnya.

Terkait kekuatan personel, satu peleton disiapkan untuk Kejati, dan satu regu untuk Kejari, namun dalam praktiknya hanya dua hingga tiga personel yang akan ditugaskan sesuai kebutuhan.

Kadispenad menegaskan, TNI AD akan terus bekerja secara profesional dan mematuhi aturan hukum dalam setiap tugasnya.

 

Feed Update

Spek Tempur Giuseppe Garibaldi: Kapal Induk Italia yang Segera jadi Milik TNI!

astakom.com, Techno  - Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam penguatan teknologi pertahanan laut. Kementerian Pertahanan RI memastikan kapal induk ringan Giuseppe Garibaldi merupakan hibah...

3 Rafale Tiba di Indonesia, Kemhan: Menunggu Jadwal Istana

Kementerian Pertahanan memastikan Presiden RI Prabowo Subianto akan hadir dalam seremoni penerimaan tiga pesawat tempur Rafale yang kini telah menjadi alutsista baru TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Kisah Heroik Marlina Wiguna: Ibu Bhayangkari yang Dijuluki ‘Malaikat Penyintas’

astakom.com, Jakarta — Di tengah situasi bencana banjir dan longsor, hadir seorang perempuan yang keberaniannya banyak orang terpukau. Marlina Wiguna Lumban Tobing, seorang Ibu Bhayangkari,...

Komandan Puspenerbal Laksda TNl Bayu Alisyahbana Terima Tanda Kehormatan Brevet Hiu Kencana

astakom.com, Jakarta — Komandan Pusat Penerbangan TNl Angkatan Laut (Danpuspenerbal), Laksda TNl Bayu Alisyahbana menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana dari Kepala Staf Angkatan Laut...

89 Personel TNI AU Ikuti Pelatihan CH-4 Batch 2 di China, Perkuat SDM untuk Alutsista Masa Depan

TNI Angkatan Udara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mengawaki alat utama pertahanan dan keamanan (alpalhankam) generasi baru. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan CH-4 Batch 2 yang resmi dimulai di Taizhou, China, pada Selasa (25/11).

Wakil Panglima TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 139 Perwira Tinggi

Sebanyak 139 Perwira Tinggi (Pati) TNI resmi menerima kenaikan pangkat dalam upacara Laporan Korps yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. di GOR A. Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/12).