Polisi Israel Buka Suara: Tuduhan Pemilu Curang Netanyahu Tak Terbukti

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB
Polisi Israel Buka Suara: Tuduhan Pemilu Curang Netanyahu Tak Terbukti
Polisi Israel Buka Suara: Tuduhan Pemilu Curang Netanyahu Tak Terbukti! (Ilustrasi bendera Israel)

astakom.com, Jakarta – Partai Likud yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melontarkan tuduhan panas terkait dugaan kecurangan pada proses pemungutan suara. Namun, aparat kepolisian Israel secara tegas menyatakan sama sekali tidak menemukan bukti yang menguatkan klaim tersebut.

Klaim Tanpa Bukti

Berdasarkan laporan surat kabar Israel Hayom pada Rabu, Komite Pemilihan Umum Israel juga menilai integritas pemilu masih sangat terjaga dan tidak ada alasan untuk merasa khawatir. Penilaian resmi komite ini secara langsung mematahkan tuduhan Likud mengenai tuduhan kecurangan di TPS area komunitas Arab.

“Polisi juga menyatakan tidak menemukan bukti yang menguatkan tuduhan tersebut,” ungkap laporan itu, dilansir dari Anadolu, Kamis, (29/10/2026).

Tuduhan Panas Likud

Sebelumnya, kubu Likud menuding partai-partai Arab telah mencuri pemilu lewat beragam kecurangan, mulai dari suap, intimidasi, aksi kekerasan, pemalsuan, hingga memakai perangkat lunak terlarang demi mendongkrak partisipasi pemilih.

Likud juga melontarkan tudingan tajam kalau partai-partai Arab mendukung terorisme serta berupaya meruntuhkan negara Yahudi.

Menanggapi hal itu, Likud berencana menyerahkan beberapa kesaksian dan bukti kepada polisi, badan keamanan dalam negeri Shin Bet, serta komite pemilihan umum agar pengusutan segera berjalan.

Komite Pemilihan Umum membenarkan sudah menerima aduan tersebut dan sedang memeriksanya sesuai prosedur peninjauan rutin.

Lonjakan Suara Arab

Momen tuduhan ini muncul pasca dua partai yang didominasi pemilih Arab, Ra’am dan Joint List, diproyeksikan meraih total 19 kursi capaian gabungan tertinggi menurut laporan tersebut. Hasil ini membuat posisi blok Netanyahu maupun blok oposisi sama-sama menggantung tanpa mayoritas.

Di sisi lain, Komite Pemilihan Umum kembali menegaskan kalau tidak ada indikasi manipulasi surat suara secara sistematis. Laporan kecurangan individu pun langsung ditindaklanjuti secara cepat di lapangan.

Parlemen Masih Menggantung

Dengan posisi penghitungan yang sudah menyentuh angka 90%, peta kekuatan parlemen masih sangat dinamis:

  • Blok Netanyahu: Diproyeksikan mengamankan 53 kursi Knesset.
  • Blok Gadi Eisenkot (Partai Yashar): Diproyeksikan meraup 48 kursi.

Kedua kubu masih sama-sama terancam karena belum menyentuh batas aman 61 kursi dari total 120 kursi Knesset untuk membentuk pemerintahan mayoritas. Perolehan ini masih berpotensi bergeser mengingat ratusan ribu suara amplop ganda termasuk milik personel militer dan diplomat masih dalam proses penghitungan. (nAD/RaM)

Gen Z Takeaway

Drama tuduhan pemilu curang dari kubu Netanyahu resmi dipatahkan polisi karena zero proof. Bukannya fokus tudat-tudit, posisi parlemen justru makin kencang dan tight banget sampai kedua kubu sama-sama stuck belum bisa bikin pemerintahan mayoritas. Moral of the story: stop asal klaim tanpa bukti nyata!

israel Pemilu Israel Pemilu Israel 2026 Benjamin Netanyahu Israel

Infografis

Terkini