Tuduh Partai Arab Curang, Likud Seret Pemilu Israel ke Ranah Hukum!

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB
Tuduh Partai Arab Curang, Likud Seret Pemilu Israel ke Ranah Hukum!
Tuduh Partai Arab Curang, Likud Seret Pemilu Israel ke Ranah Hukum! [Ilustrasi Gemini AI]

astakom.com, Jakarta – Suhu politik Israel makin panas. Partai Likud besutan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melontarkan tuduhan tajam ke partai-partai Arab. Mereka menuding kubu lawan sudah berbuat curang di pemilu dan merusak integritas proses demokrasi secara serius.

Langkah hukum langsung diambil oleh kubu Netanyahu. Mereka mengklaim punya deretan bukti kuat buat membongkar dugaan kecurangan di tempat pemungutan suara.

Tuduhan Likud

“Partai telah menyerahkan puluhan dokumen dan kesaksian kepada kepolisian Israel yang membuktikan keterlibatan partai-partai Arab dalam berbagai pelanggaran selama pemungutan suara untuk Knesset ke-26,” ungkap pernyataan resmi Partai Likud, dilansir dari Anadolu, Kamis (29/10/2026).

“Partai tersebut menegaskan bahwa praktik-praktik ini secara langsung memengaruhi jalannya pemilu dan hasil akhirnya,” ucap pernyataan partai.

Bukti manipulasi

Barang bukti yang dikirim ke kepolisian mencakup rekaman video plus dokumen mendetail. Berkas itu memperlihatkan indikasi manipulasi hingga trik tidak sah buat memengaruhi pemilih di wilayah komunitas Arab.

Partai penguasa ini menegaskan kalau kejanggalan tersebut bukan sekadar kasus acak, melainkan skenario sistematis buat memutarbalikkan hasil pemilu demi menguntungkan lawan. Mereka pun mendesak aparat keamanan dan hukum segera turun tangan mengusut para pelaku.

Bantahan kubu Arab

Gak tinggal diam, para pemimpin partai Arab langsung memberikan perlawanan sengit. Mereka menepis seluruh tudingan itu dan menganggapnya sebagai kebohongan secara jelas dan hasutan sistematis.

Menurut kubu Arab, narasi kecurangan ini cuma taktik politik murahan dari kelompok sayap kanan Israel khususnya duet Netanyahu dan Ben-Gvir buat memicu rasa takut di kalangan pemilih Yahudi supaya mereka berbondong-bondong datang ke TPS. Selain itu, tuduhan tersebut dinilai sengaja dirancang buat menjatuhkan legitimasi politik wakil-wakil Arab di parlemen.

Koalisi terancam

Konflik perselisihan ini bikin kondisi politik Israel makin penuh dinamika, apalagi proses penghitungan suara berakhir sangat tipis di antara blok-blok yang bersaing.

Langkah Partai Likud yang membawa kasus ini ke ranah hukum dan keamanan untuk mempermasalahkan perolehan suara di sektor Arab bikin jurang pemisah sosial maupun politik makin dalam. Buntutnya, proses pembentukan pemerintahan koalisi yang stabil diprediksi bakal makin alot, sekaligus jadi ujian berat buat lembaga peradilan dan penyelenggara pemilu di sana. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Politik Israel lagi chaos parah gara-gara partai Netanyahu ngelakuin black campaign plus drama hukum ke kubu Arab cuma buat ngamannin suara, padahal itu cuma taktik nakut-nakutin pemilih biar koalisi mereka tetep aman.

israel Pemilu Pemilu Israel Benjamin Netanyahu Israel PM Netanyahu PM Benjamin Netanyahu

Infografis

Terkini