Polri Evakuasi Anak Beruang Madu Terdampak Karhutla di Kalteng

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:31 WIB
Polri Evakuasi Anak Beruang Madu Terdampak Karhutla di Kalteng
Tim gabungan Polri menyelamatkan seekor anak beruang madu yang terpisah dari induknya akibat karhutla di Kalteng. [Dok. Humas Polri]

astakom.com, Jakarta — Tim gabungan Baharkam Polri, Polda Kalimantan Tengah, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyelamatkan seekor anak beruang madu yang terpisah dari induknya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (23/10/2026).

Anak beruang madu tersebut ditemukan di sekitar perkebunan dan hutan Desa Lampasan, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebelum tim tiba, seorang warga bernama Sugiarto telah mengamankan satwa dilindungi itu agar terhindar dari ancaman kebakaran.

Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Tory Kristianto mengatakan, penyelamatan berawal dari laporan masyarakat yang mengetahui keberadaan anak beruang madu tersebut.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, tim langsung berkoordinasi dengan BKSDA untuk melakukan penyelamatan. Prioritas kami memastikan satwa ini berada dalam kondisi aman dan mendapatkan penanganan yang tepat,” ujar Tory, Jumat (23/10/2026).

Jadi simbol kepedulian terhadap satwa

Tim gabungan kemudian mengevakuasi anak beruang madu tersebut dan melakukan pemeriksaan kesehatan awal. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan tidak ada luka fisik maupun gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.

Beruntung, anak beruang madu itu berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup tanpa cedera serius.

Tory kemudian memberinya nama Meli, singkatan dari Menyelamatkan Yang Liar. Nama tersebut menjadi simbol kepedulian terhadap satwa liar yang ikut terancam ketika kebakaran melanda habitatnya.

“Meli mengingatkan kita bahwa di balik kebakaran hutan, ada kehidupan lain yang juga harus diselamatkan. Satwa-satwa ini tidak bisa meminta pertolongan, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melindunginya,” katanya.

Setelah pemeriksaan awal, Meli dibawa ke fasilitas konservasi BKSDA di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, untuk menjalani penanganan dan pemulihan lebih lanjut.

Polri perkuat penanganan satwa terdampak karhutla

Menurut Tory, penyelamatan Meli merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pencarian dan pertolongan (SAR) satwa liar oleh Baharkam Polri di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Kabaharkam Polri Komjen Herry Heryawan.

Sehari sebelumnya, tim Baharkam Polri berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan mengunjungi Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi orangutan serta kesiapan penanganan satwa yang berisiko terdampak kabut asap.

Tim juga mengevaluasi kesiapan personel dan peralatan SAR bersama Satbrimob Polda Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan pemantauan ke wilayah yang berpotensi terdampak karhutla.

Tory menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Perlindungan habitat dan keselamatan satwa liar juga perlu menjadi perhatian bersama.

Ia turut mengapresiasi kepedulian Sugiarto yang lebih dulu mengamankan Meli sebelum tim penyelamat tiba.

“Peran masyarakat sangat penting. Penyelamatan Meli menjadi contoh bagaimana kepedulian warga dan kesiapan petugas dapat berjalan bersama untuk melindungi satwa liar,” ujarnya.

Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Tory berharap kolaborasi antara kepolisian, lembaga konservasi, dan masyarakat semakin kuat untuk menjaga kelestarian hutan beserta satwa di dalamnya.

“Apa yang kita selamatkan hari ini adalah bagian dari kekayaan alam yang harus tetap terjaga untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Polri bersama BKSDA dan masyarakat menyelamatkan anak beruang madu bernama Meli yang terpisah dari induknya akibat karhutla di Seruyan, Kalimantan Tengah. Selain dievakuasi untuk menjalani pemulihan, penyelamatan ini menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla bukan hanya soal memadamkan api, tetapi juga melindungi habitat dan satwa liar yang terdampak.

Karhutla Kebakaran Hutan dan Lahan Polri Kalimantan Tengah Kalteng

Infografis

Terkini