Mendag Busan Pastikan Transisi Ekspor Satu Pintu DSI Berjalan On Track

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 23 September 2026 | 12:43 WIB
Mendag Busan Pastikan Transisi Ekspor Satu Pintu DSI Berjalan On Track
Mendag Busan Pastikan Transisi Ekspor Satu Pintu DSI Berjalan On Track (astakom/shintya)

astakom.com, Jakarta - Pemerintah terus berupaya meningkatkan capaian ekspor dan surplus neraca perdagangan, sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi RI. Apalagi Indonesia punya ambisi untuk menembus pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh 6 persen.

Saat ditemui di Kantor Kementerian Perdaganga, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso atau yang akrab disapa Busan ngespill kalau proses transisi ekspor satu pintu sejumlah komoditas unggulan Indonesia melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) masih berjalan (on track) hingga akhir Desember 2026 dan sekarang masih ditahap transisi.

“Saya pikir bagus ya, semua berjalan dengan baik, cuma kan kita masih transisi, ya. Tunggu sampai dengan Desember,” kata Mendag Busan dalam konferensi pers InaExport di Jakarta pada Selasa (22/09/2026).

Masih dalam transisi

Untuk pastiin kalau semuanya berjalan lancar, Busan bilang kalau pihaknya terus menjalin komunikasi dengan PT DSI buat evaluasi transisi ekspor satu pintu yang saat ini ditujukan untuk tiga komoditas utama yaitu batu bara, kelapa sawit, dan paduan besi (ferroalloy).

“Sementara masih tiga (komoditas) itu. Tapi kita masih terus komunikasi ya. Transisinya sampai 31 Desember, jadi nanti kita tunggu ya," kata Busan.

Komikasikan format yang pas

Dia juga bilang kalau pihaknya mengomunikasikan formula dan format yang pas dalam pengaturan terutama ranah perdagangan yang melibatkan Kementerian Perdagangan.

“Kami juga terus berkomunikasi seperti apa format yang pas. Tapi sekarang kan dari pihak DSI sedang mempersiapkan diri,” ungkapnya.

Dikutip dari astakom.com pemerintah  bakal mengevaluasi PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terkait perannya dalam ekspor komoditas strategis di Indonesia. Evaluasi yang cukup krusial ini rencananya bakal dijalankan dalam kurun waktu 3 bulan mendatang.

Evaluasi PT DSI

Direktur Keuangan dan Treasury PT DSI Sinthya Roesly menjelaskan bahwa evaluasi tersebut bakal menentukan posisi DSI ke depannya. Keputusan akhir nanti akan memperjelas apakah DSI sebatas menjadi intermediary alias pihak perantara untuk menjembatani antara pelaku ekspor dalam negeri dengan para importir, atau justru beralih memakai model lain, seperti menjadi pelaku ekspor langsung.

"Dalam waktu tiga bulan akan dilakukan evaluasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta berbagai lembaga dan kementerian lainnya. Nantinya akan dilihat apakah mulai 1 Januari 2027 kami akan terus melanjutkan model ekspor sebagai intermediary atau menggunakan model lainnya," kata Sinthya Roesly, di Wisma Danantara, beberapa waktu lalu.

PT DSI sendiri mulai beroperasi dari tanggal 1 Juni 2026 dengan cakupan awal komoditas batu bara, kelapa sawit dan ferroalloy. Mandat ini diarahkan untuk memperkuat transparansi, tata kelola dan optimalisasi nilai ekspor komoditas strategis Indonesia. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Ekspor satu pintu untuk batu bara, sawit, dan ferroalloy lewat PT DSI masih on track dan masuk masa transisi sampai 31 Desember 2026. Mendag Busan bilang Kemendag terus komunikasi dengan DSI buat memastikan format dan tata kelolanya pas. Setelah itu, model ekspor DSI bakal dievaluasi untuk menentukan apakah tetap jadi intermediary atau pakai skema lain mulai 2027.

Mendag Busan Mendag Budi Santoso Ekspor SDA Satu Pintu PT DSI

Infografis

Terkini