Pangkas 5 Perantara Tengkulak, Presiden Prabowo Pede Dampak Ekonomi KDKMP Mulai Terasa di 2027

Editor: Henni Rachma Sari
Kamis, 17 September 2026 | 22:18 WIB
Pangkas 5 Perantara Tengkulak, Presiden Prabowo Pede Dampak Ekonomi KDKMP Mulai Terasa di 2027
Presiden Prabowo Subianto wawancara bersama pimpinan redaksi media nasional dalam program Presiden Prabowo Menjawab di Hambalang, Jawa Barat [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto optimistis banget kalau keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal bikin dampak ekonomi yang makin berasa buat warga mulai tahun 2027 mendatang.

Bukan tanpa alasan, KDKMP diproyeksikan jadi sarana rantai pasok utama buat ngerem pemborosan alur distribusi kebutuhan pokok sampai ke tingkat desa, biar masyarakat bisa dapet harga pangan yang jauh lebih terjangkau.

Saat ini, pemerintah memang masih terus merealisasikan program KDKMP di lapangan. Presiden Prabowo mengungkapkan kalau sejauh ini baru sekitar 6.000 KDKMP yang resmi beroperasi. Tapi, angka ini dipastikan bakal terus nambah dan impact-nya makin kerasa luas.

"Dan ini nanti efeknya akan terasa saya kira beberapa bulan, mungkin tahun 2027, 2028 akhir. Ini kurang lebih," jelas Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/09/2026).

Pangkas Tengkulak: Petani Untung, Konsumen Makin Hemat

Presiden menilai KDKMP sebagai terobosan baru karena sanggup bikin sistem rantai pasok jauh lebih efisien. Lewat koperasi ini, produsen bisa langsung menyalurkan produknya ke konsumen tanpa harus lewat perantara atau tengkulak yang berlapis-lapis.

Sebagai contoh, Presiden Prabowo ngebongkar kalau selama ini hasil panen petani harus ngelewatin sekitar lima perantara sebelum akhirnya sampai ke tangan pembeli.

Parahnya lagi, para perantara ini ngambil margin keuntungan yang tinggi banget—bahkan bisa nembus 30 sampai 40 persen. Realita ini jelas bikin konsumen tekor karena beli bahan pangan kemahalan, sementara petani sendiri malah gak dapet penghasilan maksimal.

Maka dari itu, KDKMP hadir sebagai jalan keluar konkret buat nyelesaiin masalah klasik ini.

"Dengan KDKMP,  petani hanya ada satu perantara sampai ke konsumen," kata Presiden Prabowo.

"Ada tambahan (penghasilan) untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya," kata Presiden.

Langkah Strategis Kuatkan Fondasi Ekonomi Desa

Pembangunan ekosistem ekonomi berbasis desa lewat KDKMP ini jadi bagian penting dari langkah pemerintah buat memperkuat fondasi ekonomi nasional dari bawah.

Nggak cuma KDKMP, pemerintah juga terus tancap gas ngewujudkin berbagai program strategis nasional lainnya—mulai dari sektor pangan, energi, pendidikan, perumahan, hilirisasi, sampai program Makan Bergizi Gratis (MBG). (RaM)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo Subianto optimistis dampak ekonomi dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal mulai makin kerasa di 2027 seiring bertambahnya unit yang beroperasi dari 6.000 koperasi saat ini. Kehadiran KDKMP ini jadi terobosan game changer buat mangkas alur distribusi dari yang tadinya ngelewatin lima tengkulak dengan margin keuntungan 30–40 persen jadi cuma satu perantara aja—bikin petani bisa dapet cuan tambahan dan konsumen pun bisa belanja bahan pokok dengan harga yang jauh lebih hemat!

Presiden Prabowo Subianto KDKMP Perpres Operasional KDKMP Program Presiden Prabowo Menjawab

Infografis

Terkini