Ke Rusia, Bahlil Gaspol Buka Peluang Investasi Energi Strategis
astakom.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ikut serta mendampingi Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam agenda Bilateral Working Lunch di Rusia pada 1-4 September 2026.
Bahlil punya misi khusus dalam lawatan ini, yakni untuk menjaring investasi strategis dan perkuat kerja sama ekonomi di sektor energi.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia nge-spill kalau dalam pertemuan itu diharapkan menjadi pintu masuk buat proyek-proyek energi baru yang melibatkan teknologi dan modal dari Rusia untuk men-support kebutuhan energi Indonesia yang terus berkembang.
"Kehadiran Menteri ESDM memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara," kata Anggia dalam keterangan resmi, dikutip astakom.com pada Jumat (04/09/2026).
Peluang investasi di sektor energi
"Forum EEF ini menjadi ruang bagi Menteri ESDM untuk memperkuat komunikasi dengan pelaku usaha Rusia mengenai peluang investasi di sektor energi Indonesia," ungkapnya.
Presiden Prabowo dalam pidato kunci Sesi Pleno menyampaikan peluang investasi di kawasan Eurasia dan Asia-Pasifik termasuk di dalamnya adalah sektor ketahanan energi.
Kilang minyak dan terminal penyimpanan
Proyek yang dispill Presiden Prabowo yang sekaligus juga menjadi peluang investasi yakni pembangunan kilang, terminal penyimpanan, dan proyek-proyek di bidang energi.
"Saat ini kami memiliki banyak LNG. Jadi, di beberapa bagian, sebenarnya kami tidak secara langsung, katakanlah, membutuhkan gas Rusia. Tetapi untuk teknologi Rusia dan pengembangan proyek bersama, kami sangat terbuka," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya, di Rusia dikutip astakom.com pada Jumat (04/09/2026).
Ngajak perusahaan Rusia garap proyek
Presiden Prabowo juga ngespill at least ada 138 blok eksplorasi energi. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyerukan perusahaan Rusia dengan teknologinya, untuk menggarap potensi-potensi itu.
"Saya kira hari ini telah ditandatangani sebuah nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan pupuk kami dengan salah satu kelompok usaha terbesar di Rusia untuk melakukan investasi bersama dalam sebuah proyek, yaitu memproduksi pupuk berbasis gas di Rusia, tepatnya di wilayah Timur Jauh," ungkapnya. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Bahlil ikut mendampingi Prabowo di Rusia dengan misi menjaring investasi energi strategis. RI terbuka menggandeng Rusia untuk teknologi dan modal di proyek kilang, terminal penyimpanan, hingga eksplorasi 138 blok energi, sekaligus memperkuat kerja sama energi kedua negara.








