Selesai Agenda di Rusia, Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 4 September 2026 | 11:24 WIB
Selesai Agenda di Rusia, Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Jumat (4/9/2026) dini hari di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, setelah merampungkan kunjungan ke Rusia. [Dok. BPMI Setpres]

astakom.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya balik ke Tanah Air pada Jumat (04/09/2026) dini hari setelah beres dari agenda kunjungan kerja di Rusia.

Beliau memenuhi undangan langsung dari Presiden Rusia Vladimir Putin buat jadi tamu kehormatan utama di ajang Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok.

Burung besi yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan landing di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 03.00 WIB.

Tepat di bawah tangga pesawat, sederet pejabat penting udah standby buat nyambut beliau, mulai dari Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, sampai Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Agenda dan pertemuan bilateral bareng Putin

Selama agenda di Vladivostok, Presiden Prabowo menjalankan beberapa agenda penting, termasuk pertemuan bilateral bareng Presiden Vladimir Putin.

Di momen itu, Presiden Putin menegaskan kalau Indonesia itu emang mitra kunci yang real banget buat Rusia di kawasan Asia Pasifik.

Nggak cuma itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan pidatonya di EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan utama. Di forum bergengsi yang ngumpulin para pemimpin pemerintahan, pebisnis, sampai stakeholder ekonomi itu, Presiden memaparkan pandangan Indonesia soal peluang kerja sama bareng Rusia dan kawasan Eurasia.

Samudra Pasifik bukan pemisah

Salah satu poin yang ditegasin sama Presiden Prabowo adalah pentingnya ngeliat kawasan Pasifik bukan sebagai pemisah geografis, melainkan ruang strategis buat ngedorong konektivitas dan ngebuka peluang ekonomi baru buat Indonesia maupun Rusia.

“Samudra Pasifik tidak memisahkan kita. Samudra Pasifik menghubungkan kita. Ia bukanlah tembok di antara kita. Ia harus menjadi jalan raya antara dua perekonomian kita,” ujar Presiden Prabowo.

Hubungan strategis yang dijalin

Kunjungan Presiden Prabowo ke Vladivostok ini makin meyakinkan komitmen Indonesia buat menjalin hubungan strategis bareng Rusia, khususnya di sektor ekonomi, perdagangan, investasi, dan konektivitas. Begitu semua agenda kelar, beliau bareng rombongan langsung cus pulang ke Indonesia.

Di penerbangan balik ke Tanah Air, Presiden Prabowo didampingi jajaran menteri dan pejabat top, yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Seskab Teddy Indra Wijaya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia menegaskan upaya Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Rusia dan kawasan Eurasia. Dari forum EEF hingga pertemuan dengan Putin, kerja sama ekonomi, investasi, perdagangan, dan konektivitas jadi fokus utama, dengan Pasifik dipandang sebagai jalur penghubung peluang baru, bukan sekadar batas geografis.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Vladivostok EEF Vladivostok Rusia

Infografis

Terkini