Menkeu Purbaya Spill RAPBN 2027: Belanja Rp4.097 T, Fokus ke 5 Sektor

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:08 WIB
Menkeu Purbaya Spill RAPBN 2027: Belanja Rp4.097 T, Fokus ke 5 Sektor
Menkeu Purbaya Spill RAPBN 2027: Belanja Rp4.097 T, Fokus ke 5 Sektor [Menkeu RI]

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rancangan daftar belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar Rp4.097,2 triliun.

Hal itu dispill Purbaya kepada DPR RI dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Kamis (27/08/2026). Besaran belanja itu diikuti dengan estimasi penerimaan negara senilai Rp3.426 triliun, sehingga defisit fiskal pada tahun mendatang diproyeksi ada di angka Rp671,2 triliun setara dengan 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto.

Menkeu tegaskan kalau belanja negara untuk tahun 2027 itu bakal dieksekusi secara lebih ketat dan terukur untuk pastiin efektivitas tiap program strategis bagi ketahanan energi nasional dan dampak sosial warga.

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh fraksi DPR agar belanja negara diarahkan semakin selektif untuk program yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial terbesar bagi masyarakat," kata Purbaya kepada DPR dikutip astakom.com, pada Jumat (28/08/2026).

Lima klaster pembangunan nasional

Lebih rinci lagi, daftar alokasi belanja pemerintah sepanjang tahun 2027 dipusatkan pada lima klaster pembangunan nasional.

Berikut adalah lima klaster pembangunan nasional yang sebutkan Menkeu Purbaya:

1. Peningkatan Kualitas Pendidikan: Pembangunan Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan sekolah terintegrasi, percepatan perbaikan sarana sekolah dan madrasah, serta penyediaan fasilitas pembelajaran yang disokong program Makan Bergizi Gratis (MBG).

2. Pemerataan Akses Kesehatan: Perluasan fasilitas medis di daerah tertinggal, penguatan transformasi kesehatan, optimalisasi kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), perluasan medical check-up rutin, serta pembenahan infrastruktur rumah sakit.

Isu sosial sampai kebutuhan pemukiman

3. Penguatan Perlindungan Sosial: Akselerasi program jaring pengaman sosial demi menjamin pemenuhan kebutuhan dasar warga, menjaga daya beli, menekan angka kemiskinan, serta mendorong peningkatan taraf hidup.

4. Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Sentra Ekonomi: Pembangunan sarana konektivitas, penguatan infrastruktur kedaulatan pangan dan energi, penyediaan fasilitas penunjang hilirisasi, serta rehabilitasi kawasan yang terdampak bencana.

5. Perumahan dan Pemukiman Layak: Penyediaan program rumah murah, perbaikan unit rumah bersanitasi layak, serta penataan kawasan pemukiman warga secara terpadu. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

RAPBN 2027 disiapkan dengan belanja negara Rp4.097,2 triliun dan defisit Rp671,2 triliun atau 2,4% PDB. Menkeu Purbaya bilang belanja bakal dieksekusi lebih selektif dan terukur, dengan fokus ke lima sektor: pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur, serta perumahan. Intinya, anggaran nggak cuma besar, tapi harus benar-benar terasa manfaatnya buat ekonomi dan masyarakat.

menkeu purbaya RAPBN 2027 Asumsi Makro RAPBN 2027

Infografis

Terkini