APBN 2027 Sah Jadi UU! Pemerintah Jaga Fiskal, Defisit di Bawah 3%
APBN 2027 resmi disahkan dengan belanja Rp4.106,26 T, defisit 2,40% PDB, dan fokus pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, bansos, serta pangan.
APBN 2027 resmi disahkan dengan belanja Rp4.106,26 T, defisit 2,40% PDB, dan fokus pada pertumbuhan ekonomi, pendidikan, bansos, serta pangan.
"Target 6% ini dibutuhkan sebagai jembatan untuk memperbesar kue ekonomi kita," ujar Said di hadapan peserta rapat paripurna.
Sejumlah kementerian dan lembaga minta tambahan anggaran RAPBN 2027 karena pagu indikatif dinilai belum cukup memenuhi kebutuhan ideal.
Pemerintah targetkan ekonomi tumbuh 6% pada 2027 lewat sinergi kebijakan, peningkatan produksi migas, investasi, dan APBN yang tetap sehat.
DPR dan pemerintah sepakat target RAPBN 2027: ekonomi tumbuh 6%, inflasi 2,5%, rupiah Rp17.500/USD, dan 2,57–3,49 juta lapangan kerja baru.
Purbaya bidik ekonomi tumbuh 6% pada 2027 dengan mengerek investasi 7% lewat sinergi pemerintah, swasta, dan Danantara.
ESDM dapat pagu Rp27,37 triliun di RAPBN 2027, dengan 82% diarahkan ke program rakyat, terutama infrastruktur gas dan pemerataan listrik.
RAPBN 2027 siapkan belanja Rp4.097,2 T, fokus ke pendidikan, kesehatan, bansos, infrastruktur, dan perumahan demi manfaat nyata.
10 K/L dengan anggaran terkecil di RAPBN 2027 terungkap. BPKBPB Sabang paling kecil Rp26,3 miliar, sementara BNPP Rp213,9 miliar.
RAPBN 2027 usul subsidi energi Rp272,95 T, naik 20,1%. Pemerintah jaga daya beli, tapi subsidi tetap harus tepat sasaran biar fiskal aman.