Kampung Nelayan Merah Putih di Buol Resmi Masuk Tahap Pembangunan

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: ⁠Henni Rachma Sari
Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Kampung Nelayan Merah Putih di Buol Resmi Masuk Tahap Pembangunan
Salah Satu Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih mulai berjalan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Proyek yang berlokasi di Desa Tamit, Kecamatan Bunobogu, itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid awal pekan ini.

Kawasan ini menjadi bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih yang ditujukan untuk mendukung aktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Konsepnya tidak sekadar membangun permukiman, tetapi juga menyiapkan fasilitas yang bisa menunjang kebutuhan nelayan dalam satu kawasan.

Melansir laporan media nasional pada Jumat (28/08/2026), pembangunan tersebut diharapkan dapat menjawab sejumlah kebutuhan yang selama ini menjadi tantangan bagi nelayan di wilayah pesisir Buol.

Bukan sekadar bangun permukiman

Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir melalui kawasan permukiman dan fasilitas pendukung aktivitas nelayan yang terintegrasi.

Gubernur Anwar Hafid berharap proses pembangunan di Buol dapat berlangsung dengan baik dan selesai sesuai target. Ia juga berharap kawasan tersebut nantinya dapat menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Presiden dalam agenda peresmian Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional.

“Kalau bisa dikerjakan bagus-bagus, cepat, tepat, dan bagus. Kita berharap nanti menjadi salah satu kunjungan Bapak Presiden pada peresmian Kampung Nelayan di seluruh Indonesia,” ujar Gubernur Anwar Hafid.

Konsep integrasi menjadi salah satu poin penting dalam pembangunan ini. Sejumlah persoalan yang kerap dihadapi nelayan, seperti akses bahan bakar minyak (BBM), ketersediaan es untuk menjaga hasil tangkapan, hingga pemasaran ikan, diharapkan bisa ditangani lewat fasilitas yang lebih terpadu.

“Maunya Presiden, nelayan tidak lagi mengalami kesulitan seperti dulu. Mau membeli BBM susah, menangkap banyak ikan tetapi sulit mendapatkan es, dan pemasarannya juga susah. Karena itu lahirlah program Kampung Nelayan supaya semuanya terintegrasi," katanya.

Pendidikan dan kesehatan tetap diperhatikan

Selain pembangunan fisik, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada keberlanjutan pelayanan dasar, terutama pendidikan dan kesehatan.

Anwar turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mempertahankan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Tujuan semua sama, rakyat harus cepat sejahtera,” sambungnya.

Dengan dukungan fasilitas yang lebih terintegrasi dan sinergi antarlevel pemerintahan, program ini diharapkan dapat memberi manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat pesisir. (deA/RaM)

Gen Z Takeaway

Kampung Nelayan Merah Putih di Buol bukan cuma soal bangun kawasan baru. Program ini dirancang untuk membuat kebutuhan nelayan, mulai dari tempat tinggal, fasilitas melaut, BBM, es, sampai pemasaran hasil tangkapan, bisa lebih terhubung dalam satu ekosistem. Tantangannya sekarang tinggal memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan fasilitasnya benar-benar terasa manfaatnya buat warga pesisir.

Pembangunan KNMP Kampung Nelayan Kampung Nelayan Merah Putih Sulawesi Tengah Kabupaten Buol

Infografis

Terkini