Apa Itu Bansos PKH dan BPNT? Spill Perbedaan hingga Manfaatnya

Penulis: Hapsari
Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Apa Itu Bansos PKH dan BPNT? Spill Perbedaan hingga Manfaatnya
Perbedaan Bansos dan BPNT [Ilustrasi/Gemini AI ]

astakom.com, Jakarta - Pernah bertanya-tanya, kenapa ada masyarakat yang menerima PKH, sementara yang lain mendapatkan BPNT? Atau mungkin kamu pernah melihat satu keluarga yang menerima kedua bantuan tersebut sekaligus?

PKH dan BPNT memang sama-sama merupakan program bantuan sosial pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan, mulai dari bentuk bantuan, sasaran, hingga mekanisme penyalurannya.

Spill pengertian PKH

PKH adalah singkatan dari Program Keluarga Harapan, program merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan ke keluarga penerima manfaat sesuai dengan kriteria dan data yang ditetapkan pemerintah.

Disebut bantuan sosial bersyarat karena penerima PKH harus punya komponen tertentu yang menjadi bagian dari ketentuan program. Komponennya antara lain ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lanjut usia, atau penyandang disabilitas.

Artinya, besaran bantuan PKH yang diterima setiap keluarga tidak selalu sama. Jumlahnya bisa berbeda karena disesuaikan sama komponen yang dimiliki keluarga penerima manfaat.

Selain untuk bantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, PKH juga punya tujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Dengan adanya PKH, keluarga penerima diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar dengan lebih baik sekaligus terdorong buat meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi keluarga.

Lalu, apa bedanya dengan BPNT?

Kalau PKH merupakan bantuan sosial bersyarat, Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) punya fokus beda banget. BPNT adalah bantuan sosial pangan yang dikasih ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) buat membantu memenuhi kebutuhan pangan. Dalam perkembangannya, program ini juga dikenal sebagai Program Sembako.

Bantuan bakal dikasih secara nontunai dan sudah ditetapkan pemerintah. Secara umum, nilai bantuan Program Sembako adalah Rp200.000 per bulan untuk setiap KPM, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Tujuan utama dari bantuan ini buat mengurangi beban pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu penerima memperoleh makanan dengan gizi yang lebih seimbang.

Jadi, kalau PKH lebih berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui bantuan bersyarat, BPNT atau Program Sembako lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan.

Pencairan PKH dan BPNT bisa berbeda

Ada kondisi ketika bantuan BPNT atau Program Sembako sudah masuk, tetapi PKH belum diterima. Sebaliknya, ada juga penerima yang mendapatkan PKH terlebih dahulu. Hal ini bisa banget terjadi soalnya mekanisme penyaluran kedua program memang beda.

PKH butuh proses verifikasi terhadap komponen yang dimiliki keluarga penerima. Misalnya, data anak yang masih bersekolah, ibu hamil, lansia, maupun penyandang disabilitas perlu sesuai dengan data dan ketentuan program.

Sementara bantuan pangan punya mekanisme penyalurannya sendiri. Karena itu, proses dan waktu penyaluran BPNT tidak harus berjalan bersamaan dengan PKH.

Jadi, ketika bantuan PKH dan BPNT masuk pada waktu yang berbeda, hal itu bukan berarti salah satu bantuan dihentikan, tapi masyarakat tetap perlu melihat status kepesertaan dan informasi resmi dari pemerintah.

Masyarakat bisa menerima keduanya

Satu keluarga dapat menerima PKH sekaligus BPNT atau Program Sembako apabila memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai penerima berdasarkan data pemerintah.

Hal ini karena kedua program memiliki tujuan yang berbeda. PKH membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui bantuan sosial bersyarat, sedangkan BPNT membantu memenuhi kebutuhan pangan.

Tapi masyarakat tidak bisa memilih sendiri ingin mendapatkan PKH, BPNT, atau keduanya. Penetapan penerima dilakukan berdasarkan data dan kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, apabila ada keluarga yang menerima kedua bantuan, hal itu bisa saja terjadi selama keluarga tersebut memenuhi ketentuan yang berlaku. Simpelnya, PKH dan BPNT sama-sama merupakan bantuan sosial, tetapi memiliki fungsi yang berbeda.

PKH diberikan kepada keluarga yang memenuhi kriteria tertentu dan memiliki komponen yang dipersyaratkan dalam program. Bantuan ini bertujuan membantu meningkatkan akses keluarga terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Sementara itu, BPNT atau Program Sembako ditujukan untuk membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pangan dan mengurangi beban pengeluaran. (hPs/aNs)

Gen Z Takeaway

Kesimpulannya, PKH dan BPNT sama-sama bantuan pemerintah, tapi fokusnya beda. PKH lebih fokus membantu keluarga meningkatkan kesejahteraan lewat akses pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan sosial. Sementara BPNT atau Program Sembako lebih fokus membantu memenuhi kebutuhan pangan. FYI, satu keluarga juga bisa menerima keduanya selama memenuhi syarat dan masuk data penerima. Jadi, enggak perlu bingung kalau pencairan PKH dan BPNT beda waktu, karena mekanismenya memang berbeda.

bantuan sosial program bantuan sosial PKH BPNT

Infografis

Terkini