Cara Savage Pemerintah Libas Karhutla: Dari Kerahkan Ribuan Pasukan Sampai Inovasi Water Bombing!

Penulis: Alfian Tegar
Editor: ⁠Henni Rachma Sari
Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:30 WIB
Cara Savage Pemerintah Libas Karhutla: Dari Kerahkan Ribuan Pasukan Sampai Inovasi Water Bombing!
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi terdampak karhutla di Desa Limbung, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/08/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta — Pemerintah Indonesia terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meluas di sejumah wilayah rawan.

Langkah terpadu ini mencakup optimalisasi operasi modifikasi cuaca (OMC), pengerahan personel, hingga penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran lahan.

Upaya lintas Kementerian dan Lembaga (K/L) bersama pemerintah daerah ini dilakukan guna meminimalkan dampak krisis ekologis, menjaga kualitas udara, serta melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya kabut asap.

Kerahkan 12.880 personel gabungan

Pemerintah Indonesia memperkuat operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan menyusul meningkatnya hotspot dan kabut asap.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, menyampaikan bahwa sebanyak 12.880 personel gabungan terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, hingga masyarakat dikerahkan ke tiga provinsi prioritas tersebut (21/08/2026).

"Berdasarkan data operasi, penanganan di tiga provinsi prioritas di Kalimantan melibatkan sedikitnya 12.880 personel gabungan," ujar Ristianto.

Water bombing dan OMC

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat pemadaman karhutla melalui jalur udara, darat, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi bahwa di Kalimantan Barat saja, empat unit helikopter water bombing telah menjatuhkan 1,05 juta liter air dalam delapan sortie (23/08/2026), yang berhasil menangani sekitar 13 hektare lahan terbakar.

"OMC dilaksanakan pada periode 22–27 Agustus 2026 di wilayah Kalimantan Barat. Pada Minggu (23/08/2026), sebanyak tiga sortie dengan total 3.000 kg bahan semai dilakukan untuk mendorong pertumbuhan awan hujan di wilayah yang berpotensi terdampak karhutla. Satu unit armada patroli juga dikerahkan untuk memantau wilayah terdampak" kata Berton dalam keterangannya, Senin (24/08/2026).

Presiden instruksikan pembangunan sumur bor

Presiden Prabowo Subianto minta sebanyak 306 sumur bor segera dibangun di sekitar area hotspot (titik panas) Provinsi Riau sebagai langkah taktis buat nyegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Rencana ini disampaikannya pada saat rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Senin (24/08/2026). Presiden Prabowo menekankan pembangunan sumur bor ini langsung dieksekusi secepatnya.

“Jangan nunggu sampai jadi titik api. Segera saja di 306 titik (hotspot) langsung bikin (sumur) bor air,” jelas Presiden Prabowo.

Inovasi ubi bombing

Presiden Prabowo Subianto mendorong penggunaan inovasi baru dan komoditas lokal untuk mempercepat pemadaman karhutla saat memimpin rapat Satgas di Palembang (24/08/2026).

Ia menginstruksikan pemadaman sisa 1.900 hektare lahan terbakar secara menyeluruh serta meminta seluruh instansi mengombinasikan teknologi dan dukungan sumber daya untuk mengatasi masalah di lapangan.

“Kalau begitu saya tekankan, usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare ini bisa segera dipadamkan. Apa saja nanti kendala yang kalian hadapi di lapangan, Anda evaluasi dan kalau perlu tambahan bantuan dari atas, ya kita akan usahakan segera mungkin,” ujar Presiden Prabowo.

Terjunkan 1.000 perwira TNI-Polri

Presiden Prabowo Subianto memberi instruksi tegas kepada jajaran pemerintah untuk makin memperketat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatra Selatan.

Tak main-main, demi memperkuat edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, pemerintah pusat siap menerjunkan sekitar 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah.

“Jadi kami di pusat, terutama TNI, juga Polri, menyiapkan seribu perwira untuk diturunkan untuk membantu sosialisasi dan edukasi. Nanti dibagi bersama dengan semua petugas, pejabat yang ada di sini. Maksud saya biar dari pusat ikut ada rasa keterlibatan karena masalah kebakaran hutan ini adalah masalah seluruh bangsa, seluruh negara, hutan itu adalah sumber kehidupan kita,” jelas Kepala Negara saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatra Selatan, Kota Palembang, Senin (24/08/2026).

Polri kirim bantuan logistik

Polri terus memperkuat dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dengan menyalurkan bantuan logistik dan peralatan pendukung bagi petugas di lapangan.

Langkah ini dilakukan guna memastikan proses pemadaman api serta perlindungan kesehatan masyarakat berjalan secara maksimal. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa Polri memastikan dukungan logistik terus disalurkan agar penanganan karhutla di lapangan dapat berjalan secara optimal.

“Polri terus memastikan kebutuhan personel dan masyarakat di wilayah terdampak karhutla mendapat dukungan yang memadai. Bantuan dikirim secara bertahap dengan menyesuaikan ketersediaan sarana angkutan dan kondisi di lapangan, sehingga setiap bantuan dapat segera diterima oleh jajaran yang membutuhkan,” kata Isir, berdasarkan keterangan resmi yang diterima astakom.com, Selasa (25/08/2026).

BNPB punya dana siap pakai Rp5 T

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan melalui alokasi anggaran yang disalurkan via BNPB.

Saat ini, BNPB memiliki Dana Siap Pakai (DSP) sekitar Rp5 triliun untuk penanganan bencana, dan Kemenkeu siap melipatgandakan dana tersebut jika situasi memburuk dan memerlukan tambahan anggaran.

"Itu kan kita diminta, nanti tergantung permintaan BNPB kan. Kita kan channeling-nya lewat BNPB," kata Purbaya setelah melakukan kegiatan Sidang Aduan Kanal Debottlenecking, di kantor Kemenkeu Jakarta pada Rabu (26/08/2026).

Polri edukasi langsung ke masyarakat

Polri mengintensifkan upaya preventif dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui integrasi edukasi, pembinaan masyarakat, serta penegakan hukum.

Sebagai langkah nyata, sebanyak 403 personel Lemdiklat Polri disiapkan dan diterjunkan secara bertahap ke delapan Polda prioritas meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatra Selatan, Riau, dan Jambi guna meningkatkan kesadaran warga di wilayah rawan.

Lanud Halim kirim pompa air pakai Hercules

Lanud Halim Perdanakusuma sebagai Pos Komando Taktis (Poskotis) mendistribusikan peralatan pemadam karhutla ke Kalimantan menggunakan pesawat C-130 Hercules Skadron Udara 31 (25/08/2026).

Danlanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, menegaskan pengiriman bantuan berupa pompa air dan selang ini merupakan bukti komitmen TNI AU untuk mendukung percepatan penanganan karhutla di lapangan.

“Lanud Halim Perdanakusuma siap mendukung setiap upaya penanggulangan karhutla melalui kesiapan personel, fasilitas, dan dukungan operasi penerbangan. Bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh unsur di lapangan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran,” ujar Komandan Lanud Halim Perdanakusuma. (aLf/RaM).

Gen Z Takeaway

Penanganan karhutla kini diarahkan lebih preventif dan terintegrasi, dari pengerahan ribuan personel, water bombing, OMC, sumur bor, hingga edukasi masyarakat. Kolaborasi lintas lembaga ini penting agar api tidak meluas, kualitas udara tetap terjaga, serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan bisa ditekan. Yang tak kalah penting, langkah pencegahan perlu berjalan beriringan dengan penegakan hukum agar karhutla tidak terus berulang.

Karhutla Kebakaran Hutan dan Lahan Kebakaran Hutan Ubi Bombing

Infografis

Terkini