Cek TB Makin Dekat ke Warga Palembang, Rontgen Portable Mulai 'Jemput Bola'

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: ⁠Henni Rachma Sari
Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Cek TB Makin Dekat ke Warga Palembang, Rontgen Portable Mulai 'Jemput Bola'
Kemenkes Bawa X-Ray Portabel ke Posyandu Palembang, Skrining TB Dipercepat (Pemerintah Kota Palembang)

astakom.com, Jakarta - Upaya menemukan kasus Tuberkulosis (TB) di Palembang mulai didorong lebih dekat ke warga. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengintegrasikan skrining TB dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Langkah tersebut diuji langsung melalui penggunaan portable X-ray atau rontgen jinjing di Posyandu Anggrek, Jalan Perindustrian II, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Senin (24/08/2026).

Kegiatan itu turut ditinjau Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam kunjungan kerja ke Sumatera Selatan.

Melansir dari laman resmi Pemerintah Kota Palembang pada Selasa, (25/08/2026), penggunaan X-ray portabel ini diarahkan untuk memperluas skrining TB hingga ke lingkungan warga.

X-ray mulai disiapkan

Portable X-ray menjadi salah satu alat yang disiapkan untuk mempercepat proses skrining TB secara lebih luas. Dengan konsep layanan jemput bola, pemeriksaan dapat dilakukan di lokasi yang lebih dekat dengan warga, termasuk wilayah yang akses layanan kesehatannya masih terbatas.

Pemkot Palembang menargetkan layanan tersebut dapat menjangkau masyarakat di 18 kecamatan. Uji coba perdana dilakukan di Posyandu Anggrek sebagai bagian dari penguatan skrining TB yang terhubung dengan program CKG.

Rencananya, alat X-ray portabel akan didistribusikan ke puskesmas di wilayah Palembang. Skema mobile juga terus dikembangkan agar petugas dapat membawa perangkat tersebut ke posyandu maupun titik keramaian warga.

Skrining dibuat lebih dekat

Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim mengatakan, pendekatan layanan kesehatan kini tidak hanya mengandalkan fasilitas seperti puskesmas. Skrining juga didorong hadir di posyandu dan titik-titik yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Kami ingin memastikan program ini benar-benar menyentuh masyarakat, tidak hanya di puskesmas tapi juga sampai ke posyandu dan lingkungan warga," ujar Aprizal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Aprina mengatakan pola layanan bergerak akan menjadi bagian dari pengembangan skrining TB di daerah. Dengan begitu, pemeriksaan tidak harus selalu menunggu warga datang ke fasilitas kesehatan.

"Skema mobile juga terus kita kembangkan. Petugas akan membawa alat ke posyandu dan titik keramaian warga," jelas Fenty.

Selain memperkuat peralatan, Dinkes Palembang juga menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia. Pemerintah daerah berencana merekrut tenaga radiografer dan menargetkan setiap puskesmas memiliki sedikitnya satu radiografer yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan layanan.

Target deteksi makin cepat

Integrasi skrining TB dengan CKG diharapkan memperluas jangkauan penemuan kasus. Pendekatan tersebut membuat layanan kesehatan tidak berhenti di fasilitas kesehatan, tetapi ikut bergerak mendekati warga.

Dengan dukungan X-ray portabel, penguatan puskesmas, serta penambahan tenaga radiografer, Pemkot Palembang optimistis proses deteksi TB bisa dilakukan lebih cepat sekaligus membantu menekan risiko penularan di masyarakat.

"Dengan integrasi skrining TB, dukungan X-ray portabel, penguatan puskesmas, dan peningkatan kesadaran masyarakat, kami optimis bisa mendeteksi dini dan menekan penularan TB di Palembang," pungkas Fenty.

Dengan langkah tersebut, skrining TB di Palembang diarahkan tidak lagi bergantung pada layanan di fasilitas kesehatan. Pemanfaatan X-ray portabel dan pola jemput bola diharapkan membuat pemeriksaan lebih mudah dijangkau warga sekaligus mempercepat penemuan kasus di lapangan. (deA/RaM).

Gen Z takeaway

Skrining TB sekarang nggak cuma nunggu warga datang ke fasilitas kesehatan. Dengan X-ray portabel, layanan mulai dibawa lebih dekat sampai posyandu dan titik aktivitas warga, sehingga deteksi dini bisa dilakukan lebih cepat.

Cek Kesehatan Gratis Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kemenkes Palembang Skrining TB Kementerian Kesehatan

Infografis

Terkini