PLTS 100 GWp Hadir di Jembrana, Warga Sambut Harapan Baru: Energi Makin Kuat, Lapangan Kerja Bertambah
astakom.com, Jakarta — Peluncuran program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp oleh Presiden Prabowo Subianto memperoleh apresiasi dan respons positif dari masyarakat Jembrana, Bali.
Program ini dinilai tidak hanya strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan pemerataan pasokan listrik, tetapi juga menjadi angin segar bagi penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda di daerah.
Apresiasi dan harapan tersebut disampaikan oleh Made Darmayase, warga Jembrana, seusai menghadiri peresmian program PLTS 100 GWp oleh Presiden Prabowo di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, kemarin.
Bagi Made, implementasi program energi terbarukan berskala besar ini membawa titik terang bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa dampak positif yang diharapkan warga tidak hanya terbatas pada ketersediaan daya listrik, tetapi juga mampu menjawab tantangan ekonomi masyarakat lokal.
"Yang dia harapkan dari program ini, pertama, adanya kemurahan atau listrik murah dari pemerintah pusat. Yang kedua, adanya lowongan pekerjaan. Karena di sini, kita generasi muda agak kesulitan cari kerja. Makanya dengan adanya program listrik ini, secara tidak langsung akan membawa generasi muda menyerap tenaga kerja," kata Made, berdasarkan keterangan yang diterima astakom.com, Rabu (26/08/2026).
Pemenuhan tiga indikator utama
Made menjelaskan bahwa efektivitas pembangunan PLTS ini akan semakin optimal apabila mampu memenuhi tiga indikator utama, yaitu tarif listrik yang terjangkau, perluasan kesempatan kerja bagi warga lokal, serta pemerataan distribusi listrik hingga ke wilayah pelosok.
"Yang ingin kami rasakan dari listrik tenaga surya ini, pertama, listrik murah. Kedua, menyerap tenaga kerja. Ketiga, pemerataan aliran listrik ke semua daerah, khususnya yang di wilayah Jembrana," ujarnya.
Peluang penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu perhatian utama. Pihaknya berharap proses pembangunan hingga operasional PLTS dapat mengikutsertakan pemuda setempat guna mengurangi tingkat pengangguran di wilayah tersebut.
"Dengan adanya PLTS atau pemangkit listrik tenaga surya ini, khususnya di bidang pekerjaan, kami berharap semua generasi muda atau remaja-remaja yang nganggur terserap sebagai tenaga kerja di sini," tuturnya.
Ia juga berharap kebijakan pengembangan energi bersih yang diusung Presiden Prabowo dapat memberikan dampak langsung berupa penghematan biaya energi bagi rumah tangga serta perluasan jangkauan pasokan listrik secara menyeluruh.
"Semoga energi atau listrik tenaga surya ini lebih murah dan lebih merata ke semua daerah," katanya.
Realisasi energi ramah lingkungan
Made menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas realisasi proyek PLTS yang dimulai dari kawasan Bali Barat.
Ia berharap pengembangan fasilitas energi ramah lingkungan ini dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden RI 1, Bapak Prabowo Subianto, karena pembangunan listrik tenaga surya sudah terwujud terutama di Bali Barat, di Jembrana. Besar harapan kami tidak menutup kemungkinan menyebar ke daerah-daerah lain. Nah, dan ini akan membawa imbas ke energi yang ramah lingkungan dan listrik yang murah di masyarakat," ucap Made.
Jaminan keandalan listrik untuk masyarakat
Pandangan senada turut diutarakan oleh warga Jembrana lainnya. Ia menilai keberadaan PLTS sangat penting untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan daerah guna mencegah risiko pemadaman.
"Baik, terima kasih dengan adanya PLTS ya, perusahaan listrik tenaga surya. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Harapan kami dengan adanya listrik ini pasokan listrik di Bali dan di seluruh Indonesia akan terjamin dan tidak tersering terjadi pemadaman," ujarnya.
Keandalan pasokan listrik dipandang sebagai fondasi penting dalam mendukung produktivitas harian masyarakat. Oleh karena itu, dukungan pemerintah dalam penyediaan energi ramah lingkungan dan pembukaan lapangan kerja sangat diharapkan.
"Sehingga masyarakat merasa puas, nyaman untuk mendapatkan pasokan listrik. Dan kami berharap agar pemerintah berupaya untuk memberikan pekerjaan kepada anak muda sehingga mengurangi pengangguran yang ada di Jembrana terutama dan seluruh Indonesia," katanya.
Warga tersebut juga menyampaikan doa dan dukungan kepada Presiden Prabowo agar senantiasa diberikan kelancaran dalam memimpin pembangunan nasional.
"Untuk Bapak Presiden kita, Pak Prabowo, semoga Bapak selalu sehat dan tenang untuk menghadapi segala hal dan semoga Indonesia tetap jaya di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo. Terima kasih. Terima kasih," tuturnya. (aLf/RaM)
Gen Z Takeaway
Program PLTS 100 GWp di Bali mendapat respons positif karena dinilai tak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi anak muda daerah. Harapannya, energi surya mampu menghadirkan listrik yang lebih murah dan merata, sekaligus memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.









