Rusia Siap Support Mediasi Konflik Iran, Kemenlu Pastikan Dukungan Penuh!

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:08 WIB
Rusia Siap Support Mediasi Konflik Iran, Kemenlu Pastikan Dukungan Penuh!
Rusia Siap Support Mediasi Konflik Iran, Kemenlu Pastikan Dukungan Penuh! [Ilustrasi bendera Rusia, Iran, AS/Gemini)

astakom.com, Jakarta – Situasi di Timur Tengah lagi memanas parah, tapi Rusia menyatakan siap pasang badan buat bantu damai. Rusia mengaku siap mendukung upaya mediasi untuk mengakhiri konflik melawan Iran sekaligus membantu menjaga stabilitas kawasan yang makin rawan ini tentu saja kalau mereka dapat lampu hijau alias diminta secara resmi.

Siap pasang badan

Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Alexander Alimov. Ia menegaskan kalau pihak Rusia siap turun tangan demi menciptakan suasana yang lebih kondusif di kawasan Teluk Persia.

Komitmen Kemenlu Rusia

"Jika diminta, Rusia siap mendukung upaya mediasi baik untuk mengakhiri agresi terhadap Iran maupun secara lebih luas untuk menjaga stabilitas di Timur Tengah, termasuk dalam kerangka konsep keamanan yang diperbarui di Teluk Persia yang sedang kami promosikan," ucap Alimov kepada media Rusia dilansir dari Sputnik pada Senin (24/08/2026).

Gencatan senjata batal

Konflik ini sendiri makin melesat setelah Presiden AS Donald Trump secara mendadak mengumumkan pada 8 Juli kalau gencatan senjata yang sebelumnya disepakati dengan Iran pada malam 18 Juni sudah resmi tak lagi berlaku.

Tensi makin memuncak lantaran sejak tanggal 8 Juli tersebut, militer AS mulai melancarkan sederet serangan ke wilayah Iran.

Pihak Komando Pusat AS mengklaim tindakan militer tersebut dilakukan sebagai bentuk aksi balasan atas langkah Iran yang menindak kapal-kapal dagang saat melintasi Selat Hormuz.

Eskalasi memanaz

Tak tinggal diam, Teheran langsung membalas dengan serangan ke pangkalan-pangkalan militer AS yang tersebar di beberapa negara Timur Tengah, mengambil langkah ekstrem dengan menutup Selat Hormuz, serta menuduh balik Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sudah dibuat. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Timur Tengah lagi overheat parah gara-gara gencatan senjata AS-Iran pecah dan saling serang sampai Selat Hormuz ditutup. Rusia mendadak nawarin diri jadi penengah buat chill out tensi, tapi syaratnya tetap harus ada invitation alias diminta secara resmi dulu oleh pihak terkait.

Rusia Rusia Update Iran AS Amerika Serikat

Infografis

Terkini