Transportasi Kalimantan Tetap Beroperasi, Kemenhub: 35 Izin Pesawat Asing Bantu Tangani Karhutla

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Senin, 24 Agustus 2026 | 19:02 WIB
Transportasi Kalimantan Tetap Beroperasi, Kemenhub: 35 Izin Pesawat Asing Bantu Tangani Karhutla
Transportasi Kalimantan Tetap Beroperasi , Kemenhub: 35 Izin Pesawat Asing Bantu Tangani  Karhutla [Kemenhub]

astakom.com, Jakarta — Aktivitas transportasi di sejumlah wilayah Kalimantan masih berlangsung di tengah karhutla yang terjadi di beberapa daerah. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan layanan darat, laut, dan udara tetap berjalan dengan keselamatan sebagai prioritas.

Melansir ketuangan resmi Kepmenhub yang diterima astakom.com pada Senin (24/08/2026) Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan mobilitas penumpang dan distribusi logistik masih beroperasi mengikuti standar keselamatan yang berlaku. Di saat yang sama, Kemenhub terus memantau perkembangan karhutla dan kualitas udara untuk melihat dampaknya terhadap perjalanan.

Kondisi kabut asap di beberapa wilayah juga mulai menunjukkan perbaikan. Kemenhub mencatat situasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan berangsur lebih kondusif, meski masyarakat tetap diminta mengecek informasi terbaru sebelum bepergian.

"Aktivitas pergerakan penumpang maupun distribusi logistik tetap berlangsung sesuai standar keselamatan yang berlaku. Namun demikian, pemantauan terhadap kondisi karhutla, kualitas udara serta dampaknya terhadap kelancaran pelayanan transportasi tetap dilakukan secara berkala," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin (24/08/2026).

Transportasi masih beroperasi

Layanan bus, angkutan laut, dan penerbangan masih melayani masyarakat seperti biasa. Namun, kondisi karhutla sempat berdampak pada sejumlah penerbangan, terutama yang berkaitan dengan Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan.

Menurut Dudy, situasi penerbangan di wilayah tersebut kini mulai berangsur kondusif. Karena kondisi asap dan kualitas udara dapat berubah, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan jadwal perjalanan, tetapi juga mengikuti informasi terbaru sebelum berangkat.

"Memang ada beberapa penerbangan yang terdampak, terutama dari Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan. Namun, situasi sudah berangsur kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbaharui informasi sebelum melakukan perjalanan," lanjut Menhub Dudy.

35 izin pesawat asing

Kemenhub juga mengambil langkah untuk mendukung penanganan karhutla dengan memfasilitasi penggunaan pesawat udara registrasi asing. Pesawat tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu kegiatan pemadaman maupun penanganan dampak bencana.

Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, sebanyak 35 izin khusus penggunaan pesawat udara registrasi asing telah diproses.

Pesawat yang telah mengantongi izin dapat dipindahkan ke wilayah lain apabila membutuhkan dukungan penanganan bencana. Ketentuan tersebut mengacu pada Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor KP. 9 Tahun 2021 tentang Otorisasi Pengoperasian Pesawat Udara Asing.

Pesawat bisa direposisi

Skema reposisi disiapkan agar dukungan udara bisa lebih cepat mengikuti perubahan lokasi terdampak karhutla. Operator pesawat yang sudah mendapatkan izin khusus dapat memindahkan armadanya ke lokasi lain yang membutuhkan penanganan.

Untuk melakukan reposisi, operator cukup menyampaikan pemberitahuan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam waktu 1 x 24 jam terkait perpindahan tersebut. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Transportasi Kalimantan masih berjalan, tetapi karhutla tetap jadi kondisi yang perlu dipantau. Kalau punya agenda bepergian, cek update perjalanan dan kondisi terbaru sebelum berangkat agar mobilitas tetap aman.

kemenhub Kebakaran Hutan Karhutla Karhutla Kalimantan Pesawat asing Transportasi Dudy Purwagandhi

Infografis

Terkini