Kementan Gaspol Kejar Swasembada Bawang Putih, Rp55,65 Miliar Digelontorkan

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:08 WIB
Kementan Gaspol Kejar Swasembada Bawang Putih, Rp55,65 Miliar Digelontorkan
Kementan Gaspol Kejar Swasembada Bawang Putih, Rp55,65 Miliar Digelontorkan [astakom/str-Panji Arkananta]

astakom.com, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menentukan pos anggaran sebanyak Rp55,65 miliar buat peningkatan produksi bawang putih.

Anggaran itu bakal digunakan untuk meningkatkan produksi bawang putih di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka mempercepat swasembada. Anggaran juga digunakan buat memperluas area tanam sekaligus memperkuat sarana produksi petani.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan dukungan terhadap pengembangan bawang putih akan terus diperkuat, termasuk untuk memastikan kebutuhan benih guna mendukung peningkatan produksi dalam negeri.

“Terima kasih kepada Pak Kapolri dan jajarannya, Kapolda seluruh Indonesia dalam dukungan untuk swasembada bawang putih. Benih kita upaya untuk mendukung produksi, kalau ketersediaan dalam negeri kurang kita upayakan impor,” kata Amran setelah menghadiri penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi yang dipusatkan di Sembalun, Lombok Timur, dikutip astakom.com pada Senin (24/08/2026).

Support fasilitas dari Kementan

Support dari Kementan di Lombok Timur itu meliputi pengembangan kawasan bawang putih seluas 658 hektare, senilai dengan Rp52,64 miliar. Selain itu, Kementan juga ngasih 15 unit irigasi perpompaan, 9 unit hand traktor dan 17 unit pompa air. Sehingga total dukungan mencapai Rp55,65 miliar.

Upaya itu menjadi part dari support pemerintah dalam penguatan produksi bawang putih nasional di tengah tingginya ketergantungan terhadap impor.

Dalam kegiatan itu, produksi bawang putih domestik atau lokal berada di kisaran 39 ribu sampai 40 ribu ton, sementara itu kebutuhan nasional mencapai sekitar 600 ribu ton per tahun.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, maka pemerintah masih impor bawang putih sebanyak 90-95 persen, angka ini juga menunjukkan Indonesia masih ketergantungan impor bawang putih.

Ketahanan pangan

Penanaman bawang putih serentak yang dipusatkan di Sembalun itu menjadi bagian dari kegiatan ketahanan pangan Polri dan mencakup potensi lahan sekitar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 provinsi di Indonesia.

Di kesempatan itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kinerja jajaran Kementan dalam ngepush swasembada pangan nasional.

Dia bilang capaian swasembada pada sejumlah komoditas menjadi kebanggaan bersama. Akan tetapi komoditas bawang putih masih menjadi tantangan karena produksi domestik masih jauh untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Tantangan mencapai swasembada lagi

Dia juga ngespill kalau Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih dan berharap kondisi itu bisa kembali terwujud.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua apakah kita bisa melaksanakan tugas tersebut,” kata Listyo, dikutip astakom.com pada Senin (24/8/2026). (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Kementan gaspol dorong swasembada bawang putih dengan suntikan Rp55,65 miliar di Lombok Timur. Dana ini buat perluasan 658 hektare, irigasi, alat tani, dan pompa air. Pasalnya, produksi lokal baru 39–40 ribu ton, sementara kebutuhan nasional sekitar 600 ribu ton, sehingga 90–95% kebutuhan masih bergantung impor. Pemerintah pun berharap Indonesia bisa balik swasembada bawang putih seperti dulu.

kementan swasembada swasembada pangan Mentan Andi Amran Sulaiman

Infografis

Terkini