SPPG Halim Perdanakusuma Gandeng Kecamatan dan Kelurahan Setempat, Bagikan 25 Tong Plastik untuk Pemilahan Sampah

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 30 Juli 2026 | 20:00 WIB
SPPG Halim Perdanakusuma Gandeng Kecamatan dan Kelurahan Setempat, Bagikan 25 Tong Plastik untuk Pemilahan Sampah
Sinergitas dan kolaborasi Seluruh Satuan Pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma dengan Kecamatan Makasar dan Kelurahan Halim Perdanakusuma, Rabu (29/7/2026). [Dok. SPPG Halim Perdanakusuma 2]

astakom.com, Jakarta — Seluruh Satuan Pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma menjalin sinergitas serta berkolaborasi dengan Kecamatan Makasar dan Kelurahan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (29/07/2026).

Sinergitas dan kolaborasi ini berupa pemberian 25 tong plastik yang nantinya digunakan untuk memilah sampah plastik dan sampah makanan.

Tak hanya itu, kolaborasi ini juga mendorong pemerataan dalam pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk penerima manfaat di lingkungan Halim Perdanakusuma.

“(Kolaborasi ini berupa) Sinergitas SPPG se Lanud Halim Perdanakusuma dan Kecamatan Makasar serta Kelurahan Halim Perdanakusuma dalam pemberian 25 tong plastik untuk memilah sampah plastik dan sampah makanan serta pembagian pemerataan penerima manfaat di lingkungan Halim Perdanakusuma,” ujar Kepala SPPG Halim Perdanakusuma 2, Andhika Suryananggala, kepada astakom.com, Kamis (30/07/2026).

Manfaat nyata bagi lingkungan

Bukan sekadar formalitas, hasil sinergi dan kolaborasi ini mampu memberikan manfaat besar, salah satunya menjadikan sampah wilayah halim perdanakusuma lebih teratur.

“(Manfaatnya) menjadikan sampah wilayah halim perdanakusuma lebih teratur,” jelas Andhika.

Hal ini merupakan komitmen baik dari SPPG di wilayah tersebut yang juga peduli terhadap lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran.

Dorong pemerataan MBG

Selanjutnya, program ini juga mendorong pemerataan MBG sebagai komitmennya mencegah stunting bagi anak-anak, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

“Meratanya penerima manfaat di wilayah dan mencegah stunting bagi anak-anak balita (bawah lima tahun), busui (ibu menyusui), bumil (ibu hamil) mendapatkan gizi yang seimbang,” terang Andhika.

Hal ini tentunya sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam misinya memperbaiki gizi masyarakat dan mencegah stunting sebagai bagian dari mewujudkan Indonesia emas tahun 2045. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Kolaborasi SPPG, pemerintah kecamatan, dan kelurahan di Halim Perdanakusuma menunjukkan bahwa program MBG bukan hanya soal memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga membangun kebiasaan peduli lingkungan lewat pemilahan sampah. Saat pemerataan penerima manfaat berjalan beriringan dengan pengelolaan lingkungan yang lebih baik, dampaknya jadi lebih luas bagi kesehatan masyarakat dan kualitas hidup ke depan.

Makan Bergizi Gratis MBG SPPG Halim Perdanakusuma 2 Halim Perdanakusuma

Infografis

Terkini