Selesai Evaluasi Haji 2026, Kemenhaj Bersiap Tingkatkan Layanan Musim Next Haji
astakom.com, Jakarta – Sebagai langkah awal dalam merumuskan kebijakan perhajian mendatang, Kementerian Haji dan Umrah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M. Evaluasi besar-besaran ini mengusung tema "Berbenah Tanpa Henti, Menghadirkan Layanan Haji yang Humanis, Profesional dan Adaptif" guna memastikan perbaikan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
Forum nasional tersebut menjadi momentum krusial untuk mengonsolidasikan barisan, sekaligus merumuskan strategi besar demi mewujudkan pelayanan haji Indonesia yang makin berkualitas dan humanis.
Catatan Fondasi Musim Depan
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menekankan kalau seluruh catatan evaluasi dari operasional haji tahun 2026 akan menjadi fondasi krusial dalam menyusun dan menyukseskan pelaksanaan ibadah haji pada musim berikutnya.
Ruang Ekosistem Haji Kuat
"Rakernas ini bukan sekedar forum evaluasi, tetapi ruang bersama untuk membangun ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang semakin kuat. Setiap tantangan yang kita temui, mulai dari tahap persiapan, operasional di Arab Saudi, hingga proses pemulangan jemaah, harus kita jadikan pelajaran untuk menghadirkan layanan yang semakin profesional, cepat, adaptif, dan humanis,” tutur Teguh pada aaat membuka Rakernas di Jakarta dikutip oleh astakom pada Minggu, (05/07/2026).
Solusi Kompleksitas Pelayanan Publik
Teguh memaparkan kalau tata kelola ibadah haji merupakan bentuk pelayanan publik yang sangat kompleks karena melibatkan banyak pemangku kepentingan. Atas dasar itulah, ia menilai evaluasi menyeluruh mutlak diperlukan agar kebijakan yang dilahirkan ke depan bisa menjadi jawaban konkret atas kebutuhan jemaah.
Tiga Sasaran Utama Rakernas
Rakernas ini difokuskan pada tiga sasaran utama. Pertama, mengidentifikasi kendala teknis maupun nonteknis selama operasional haji di Arab Saudi hingga fase kepulangan. Kedua, mengukur capaian target pelayanan di sektor akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, serta layanan digital. Terakhir, merumuskan rekomendasi strategis sebagai pijakan untuk menyempurnakan pelaksanaan ibadah haji di masa depan. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Beres nge-evaluasi operasional Haji 2026, Kemenag langsung gerak cepat buat upgrading sistem. Lewat Rakernas terbaru, mereka fokus ngebenerin fasilitas digital, transportasi, sampai konsumsi biar ibadah haji berikutnya jauh lebih satset, profesional, dan ramah jemaah. Continuous improvement is real!








