Dilanda 2 Badai Sekaligus, Jepang Batalkan 100 Penerbangan

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 26 Juni 2026 | 20:01 WIB
Dilanda 2 Badai Sekaligus, Jepang Batalkan 100 Penerbangan
Dilanda 2 Badai Sekaligus, Jepang Batalkan 100 Penerbangan [Freepik]

astakom.com, Jakarta — Dua badai tropis yang menerjang wilayah kepulauan Jepang pada Jumat (26/06/2026) memaksa maskapai penerbangan membatalkan lebih dari 100 jadwal penerbangan. Selain mengganggu mobilitas udara, cuaca ekstrem ini juga memicu peringatan evakuasi di sejumlah titik akibat ancaman banjir dan tanah longsor.

Meski kekuatannya telah diturunkan dari kategori topan ke tingkat badai tropis parah, Mekkhala masih membawa hembusan angin kencang mencapai 144 km/jam. Alhasil, hujan deras berintensitas tinggi dilaporkan telah mengguyur sejumlah wilayah di bagian barat dan selatan Jepang.

Sepanjang akhir pekan ini, pergerakan cuaca tersebut diperkirakan bakal melintasi Pulau Kyushu dan Shikoku. Tidak hanya itu, sistem cuaca ini juga berpotensi menyatu dengan Badai Tropis Higos yang saat ini tengah berputar di kawasan Samudra Pasifik.

Melansir dari Chanel News Asia pada Jumat, (26/06/2026) interaksi antardua badai ini dikhawatirkan memicu efek Fujiwhara. Fenomena atmosfer tersebut dinilai bakal mempersulit upaya pemantauan, terutama dalam memprediksi ke mana badai akan bergerak dan seberapa besar kekuatannya.

Penerbangan batal, Kyoto longsor

Dampak dari situasi cuaca ini memaksa maskapai Japan Airlines dan All Nippon Airways membatalkan total 120 penerbangan. Pembatalan massal tersebut menyasar rute penerbangan dari menuju wilayah selatan Okinawa serta Kagoshima.

Di wilayah Kyoto, pemerintah setempat telah mengimbau ribuan warga untuk segera mengungsi demi mengantisipasi ancaman tanah longsor. Kekhawatiran ini semakin nyata setelah siaran televisi publik NHK menampilkan visual dramatis mengenai luapan sungai berwarna cokelat yang mengalir deras di kawasan tersebut.

Otoritas setempat di Kyoto dan Osaka melaporkan adanya kenaikan signifikan pada permukaan air sungai. Terkait kondisi tersebut, para pejabat setempat mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap ancaman banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Operasional pabrik Toyota dan Nissan terganggu

Melansir Kyodo News pada Jumat, (26/06/2026) aktivitas manufaktur di Jepang mulai terganggu setelah Toyota memutuskan untuk membekukan sementara operasional pabrik mereka di Kyushu akibat akses jalan yang terendam banjir. Di saat yang sama, pihak Nissan juga mengonfirmasi rencana pembatasan serupa pada sejumlah jalur produksinya.

Penerbangan perdana pesawat angkut V-22 Osprey milik militer Jepang ke Pulau Miyako resmi dibatalkan. Padahal, misi penerbangan tersebut telah dijadwalkan sebelumnya sebagai bagian krusial dari latihan gabungan bersama militer Amerika Serikat.

1.600 warga mengungsi

Dampak buruk Mekkhala ternyata juga meluas hingga ke Taiwan. Di sana, terjangan hujan lebat yang memicu banjir dan tanah longsor di penjuru pulau memaksa lebih dari 1.600 warga mengungsi dari rumah mereka. Situasi darurat ini juga membuat otoritas setempat memutuskan untuk meliburkan sekolah dan menutup perkantoran di beberapa wilayah terdampak.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa. Meski demikian, pihak berwenang pada hari Jumat tetap mengeluarkan peringatan dini terkait potensi runtuhan puing yang berbahaya di kawasan pegunungan Kabupaten Hualien bagian timur, serta wilayah Kaohsiung dan Pingtung di sisi selatan.

Badan prakiraan cuaca setempat melaporkan kalau curah hujan ekstrem hingga mencapai 88 cm telah mengguyur wilayah-wilayah tersebut sejak Kamis lalu.​Langkah evaluasi juga telah diambil oleh puluhan warga yang bermukim di area hilir danau bendungan yang baru terbentuk di kawasan terjal Hualien.

Menurut pejabat setempat, mereka memilih mengungsi demi keselamatan. Sementara itu, hantaman badai ini juga berdampak pada sektor transportasi, di mana operasional beberapa jalur kereta api terpaksa dihentikan total. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Double badai tropis (Mekkhala & Higos) lagi ngepung Jepang lewat fenomena langka Efek Fujiwhara yang bikin pergerakan cuaca makin unpredictable. Imbasnya gak main-main, bro: dari 120 flight yang auto-batal, evakuasi warga di Kyoto, sampai pabrik raksasa kayak Toyota dan Nissan yang terpaksa shutdown sementara karena banjir bandang. Stay safe buat yang lagi ada rencana traveling ke sana!

Gempa Jepang jepang Gempa Bumi Badai

Infografis

Terkini