Presiden Prabowo Spill Capaian RI di KSTI 2026, B50 hingga Swasembada Pangan Jadi Highlight
astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto,menghadiri dan memberikan sambutan pada pembukaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, kemarin (26/06/2026).
Kegiatan Sarasehan Kebangsaan itu dihadiri oleh sekitar 2.600 rektor, dekan, dan dosen dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo ngespill sejumlah pencapaian Indonesia. Salah satunya adalah swasembada BBM solar B50.

Dalam grafik yang diperlihatkan di acara KSTI, terlihat kalau mulai tahun 2026 pemerintah nggak akan impor BBM Solar untuk B50, lantaran kandungan 50 persen dari FAME yang berasal dari minyak kelapa sawit dan produksi sendiri. Selain itu nilai konsumsinya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
9 komoditas pangan swasembada
Selain BBM B50 yang akan mulai launching tanggal 1 Juli nanti, di KSTI juga pemerintah ngespill 9 komoditas pangan yang udah mencapai swasembada.
Beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, sudah swasembada. Sedangkan minyak goreng, daging ayam, telur ayam dan bawang merah sudah memenuhi kebutuhan domestik bahkan ekspor ke luar negeri.

Dalam forum ini, Presiden Prabowo mengapresiasi para hadirin yang hadir termasuk para profesor, peneliti, dan rektor. Presiden Prabowo ngehighlight kalau kemajuan sebuah negara sangat bergantung pada bagaimana pemerintah bisa memberdayakan otak-otak paling cerdas di ranah akademik.
Forum untuk memperkuat sinergi
“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” kata Presiden Prabowo di KSTI 2026 Jakarta, kemarin (26/06/2026).
Forum ini jadi wadah strategis buat memperkuat sinergi antara dunia akademik, sains, teknologi, dan industri buat mensupport pembangunan nasional.
KSTI 2026 ini mengusung tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”. Gelaran ini membahas berbagai upaya untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional melalui penguatan riset, inovasi teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kampus sebagai motor penggerak inovasi
Dikutip oleh astakom.com, Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak inovasi dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang mampu mendukung terciptanya kemandirian ekonomi nasional.
Presiden Prabowo juga menilai kalau kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri jadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, maju, juga berdaya saing.
Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 diharapkan jadi momen yang tepat buat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang bisa menjadi masukan buat pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi guna mendukung visi Indonesia menuju negara maju. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Di KSTI 2026, Presiden Prabowo spill progress Indonesia menuju kemandirian energi dan pangan. Mulai 1 Juli, B50 siap launching dengan produksi dalam negeri, plus 9 komoditas pangan disebut sudah swasembada. Basically, pemerintah dorong kolaborasi kampus, teknologi, dan industri buat ngejar Indonesia yang makin mandiri.









