Spillin' Facts: Presiden Prabowo Heran RI Belum Punya Mobnas Padahal Udah Merdeka 81 Tahun

Editor: Anri Syaiful
Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:02 WIB
Spillin' Facts: Presiden Prabowo Heran RI Belum Punya Mobnas Padahal Udah Merdeka 81 Tahun
Spillin' Facts: Presiden Prabowo Heran RI Belum Punya Mobnas Padahal Udah Merdeka 81 Tahun. [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto blak-blakan mempertanyakan alasan kenapa Indonesia sampai sekarang belum punya Mobil Nasional (Mobnas) yang diproduksi penuh di dalam negeri. Padahal, kalau dihitung-hitung, negara kita tercinta ini sudah merdeka lebih dari 8 dekade.

Pernyataan yang cukup menohok ini disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat memberikan taklimat dalam acara Sarasehan Kebangsaan. Acara tersebut dihadiri sekitar 2.600 rektor, dekan, dan dosen perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jakarta Convention Center (JCC), kemarin (26/06/2026).

"Saya selalu bertanya kepada mereka, kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa membuat mobil buatan sendiri?" ujar Presiden Prabowo dalam tayangan daring saluran resmi Sekretariat Presiden di YouTube yang dikutip astakom.com pada Sabtu (27/06/2026).

Pasar kita gede banget, tapi kok cuma jadi penonton?

Di hadapan para akademisi dan kaum intelektual, Prabowo menilai kalau selama ini Indonesia cuma dijadikan pasar yang menggiurkan bagi industri kendaraan bermotor. Sayangnya, potensi pasar yang super massive ini belum dibarengi dengan kemampuan kita untuk membangun industri mobil nasional yang mandiri.

Biar para akademisi ikutan mikir, Presiden ke-8 RI ini pun melempar pertanyaan retoris yang cukup bikin realize:

"Saya berdiri di depan Saudara-saudara, para pemegang gelar PhD. Kenapa kita belum memiliki itu? Kita membeli sekitar 10 juta sepeda motor setiap tahun. Mengapa belum ada pabrik buatan Indonesia?" jelasnya.

Plot twist: Maung jadi angin segar menuju kemandirian otomotif

Meski sempat mempertanyakan hal tersebut, Presiden Prabowo tetap optimistis kalau Indonesia sebenarnya sudah mulai bergerak menuju kemandirian industri otomotif. Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu mencontohkan kendaraan taktis (rantis) Maung rakitan PT Pindad (Persero) sebagai salah satu langkah awal yang konkret dalam pengembangan mobil nasional.

Menurut Presiden Prabowo, sebuah kendaraan itu sudah sah-sah saja diklaim sebagai produk buatan lokal, meskipun belum 100% komponennya diproduksi di dalam negeri. Di industri global pun, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 65% hingga 70% itu udah mencerminkan kemampuan industri nasional yang keren.

"Memang tidak 100%, dan tidak ada mobil di dunia yang 100% komponennya berasal dari satu negara. Namun, kalau kandungan lokalnya sudah mencapai 65% hingga 70%, menurut saya itu sudah boleh kita klaim sebagai buatan Indonesia,” jelas Presdien Prabowo. (aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo lagi speechless sekaligus nge-gass nih pas tau Indonesia udah merdeka 81 tahun tapi belum punya Mobil Nasional (Mobnas) sendiri, padahal pasar otomotif kita tuh massive banget tapi cuma dijadiin lapak jualan buat negara lain. Makanya, di depan para akademisi, beliau nge-pancing mereka buat ikutan mikir keras (realize) biar gak sekadar jadi penonton, sambil ngasih spoiler optimis lewat Maung buatan PT Pindad yang TKDN-nya udah menyala 65-70%—which is udah sah banget diklaim sebagai produk lokal biar kita pelan-pelan mandiri dan gak ketergantungan lagi.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Sarasehan Kebangsaan KSTI Mobnas Mobil Nasional Prabowonomics

Infografis

Terkini