Harga Sawit Petani Kok Tertekan? Pemerintah akan Periksa 300 Perusahaan Terkait Dugaan Kartel

Pewarta: Shintya
Editor: AR Purba
Senin, 8 Juni 2026 | 16:14 WIB
Harga Sawit Petani Kok Tertekan? Pemerintah akan Periksa 300 Perusahaan Terkait Dugaan Kartel
Harga Sawit Petani Tertekan, Mentan Periksa 300 Perusahaan Terkait Dugaan Kartel (Ditjenbun Kementerian Pertanian)

astakom.com, Jakarta - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan harga yang signifikan membuat Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bergerak cepat mencari solusi dan mencari biang keroknya. 

Pasalnya, ada kondisi anomali dimana penurunan harga pada TBS di tingkat petani masih tertekan.

Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian bilang kalau pihaknya bakal melakukan pemeriksaan kepada 300 perusahaan kelapa sawit.

Pemerintah mention, di situasi kayak sekarang, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS harusnya jadi faktor pendorong kenaikan harga komoditas ekspor.

Maka dari itu, Mentan Amran bilang kalau pemerintah bakal segera memeriksa perusahaan yang beli kelapa sawit dengan harga rendah.

Periksa 300 perusahaan

"Hari ini masih ada kurang lebih 300 dari totalnya 1.900 perusahaan yang bergerak sektor kelapa sawit. Yang 300 ini kita akan periksa, kita akan cek kenapa dia tidak naikkan seperti semula," kata Amran di konferensi pers yang digelar di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, dikutip oleh astakom.com pada Senin (8/6/2026).

Amran bilang kalau pemerintah nggak bakal kasih toleransi terhadap perusahaan yang masih turunkan harga TBS. Amran juga mengingatkan kalau aparat penegak hukum dan Satgas Pangan akan menindak lanjuti setiap temuan yang terbukti merugikan petani.

Kasatgas Pangan Polri menduga ada persekongkolan

"Mulai hari ini enggak ada lagi kompromi. Kalau masih ada turunkan harga, kita tindak lanjuti. Dirkrimsus, Kasatgas tindak lanjuti. Dan hadir seluruh Indonesia pada hari ini," katanya.

Selanjutnya, Kasatgas Pangan Polri, Ade Simanjuntak ngespill adanya dugaan praktik kartel atau persekongkolan dalam penentuan harga TBS.

"Jadi kami menduga adanya indikasi kartel di sini atau persekongkolan jahat, persekongkolan diam-diam yang dilakukan untuk menyepakati harga TBS itu turun di saat harga CPO dunia tidak turun atau sedang cenderung naik," kata Ade.

Siap bongkar dugaan kartel

Satgas Pangan Polri, akan menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengusut dugaan praktik kartel itu.

"Jadi kami akan menggandeng KPPU, Komisi Pengawas Persaingan Usaha, untuk melakukan penyelidikan terkait dengan dugaan kartel yang terjadi. Ya kita tidak akan segan untuk melakukan penegakan hukum secara tegas sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," ungkap Ade. (Shnty/aRsp)

Gen Z Takeaway

Harga sawit di level petani lagi drop, padahal rupiah melemah dan harga ekspor harusnya bisa jadi booster. Pemerintah langsung gas cek 300 perusahaan sawit yang diduga belum naikin harga beli TBS. Satgas Pangan juga spill ada indikasi kartel, jadi investigasi bareng KPPU bakal segera jalan.

ekspor CPO TBS Sawit Mentan Andi Amran Sulaiman

Infografis

Terkini