Peluang Baru! Malaysia Buka Sektor Perawat dan Layanan Kesehatan untuk Tenaga Kerja Indonesia
astakom.com, Jakarta β Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyambut baik usulan perluasan sektor kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya di bidang perawat dan industri layanan kesehatan secara menyeluruh.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, di hadapan media dalam sesi pernyataan pers bersama Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.
Sesi tersebut menandai berakhirnya Pertemuan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (JCBC) ke-17 antara kedua negara yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, kemarin (04/06/2026).
Perluasan sektor formal PMI
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian publik dalam pembahasan tersebut adalah usulan Indonesia untuk memperluas cakupan sektor formal bagi tenaga kerja Indonesia.
Melalui forum ini, Malaysia secara terbuka mempertimbangkan pembukaan sektor perawat profesional dan layanan kesehatan.
Lampu hijau dari Tok Mat
β"Ada saranan dari pihak Indonesia untuk kita pastikan supaya tenaga kerja dari Indonesia itu diluaskan lagi dari sektor yang sedia ada, terutamanya sektor perawat dan yang lain-lain" ucap Menteri Luar Negeri Malaysia, Tok Mat.
Koordinasi lintas Kementerian
Meski keputusan akhir berada di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan dan kementerian teknis terkait di luar ranah diplomasi luar negeri, koordinasi intensif akan segera dilakukan.
"Itu akan kami bahas di tingkat kami karena berada di luar bidang Kementerian Luar Negeri dan menjadi kewenangan Kementerian Kesehatan,β ujar Tok Mat.
Sinergi kesehatan dua negara
Menurutnya, kolaborasi ini bakal saling menguntungkan kedua negara.Di satu sisi, kapasitas dan keahlian praktis para tenaga medis Indonesia akan semakin terasah, sementara di sisi lain, sektor industri kesehatan Malaysia akan mendapatkan dukungan tenaga terampil yang memadai.
"Tetapi saya berkeyakinan bahwa Itu satu cadangan yang baik untuk kita juga kebaikan kepada Industri kesehatan Malaysia secara seluruhnya" jelasnya.
Ia menambahkan, penyediaan tenaga kerja ahli di sektor layanan kesehatan menjadi salah satu aspek krusial yang sangat potensial untuk dieksplorasi dan dikembangkan lebih jauh dalam dinamika hubungan kedua negara serumpun tersebut.
Lebih lanjut, ia meyakini bahwa melalui mekanisme JCBC, kedua negara ini dapat menyelaraskan arah kebijakan demi mewujudkan impian para kepala pemerintahan dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi bilateral. (nAD/aNs)
βGen Z Takeaway
Kabar baik buat lo yang kuliah di jurusan keperawatan atau rumpun kesehatan! Jalur karier ke luar negeri, khususnya ke Malaysia, bakal makin terbuka lebar sebagai tenaga profesional formal. Bukan cuma nambah pengalaman internasional, peluang ini juga jadi ajang pembuktian kalau skill tenaga medis Indonesia tuh dinilai kompetitif banget di level regional. Time to upgrade your skills and get ready!








