Menlu Sugiono Beberkan Hasil Pertemuan Prabowo dengan Menlu Turkiye
astakom.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, membeberkan poin-poin pembahasan dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Turkiye, Hakan Fidan.
Pertemuan tersebut digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kemarin (03/06/2026), memenuhi undangan langsung dari Presiden Prabowo di sela-sela kunjungan kerja Menlu Hakan Fidan ke kawasan Asia Tenggara.
"Menteri Luar Negeri Fidan kebetulan berada di wilayah dalam rangka kunjungannya, kemudian Bapak Presiden mengundang beliau. Tadi juga membahas beberapa perkembangan terkait situasi di Timur Tengah, kemudian perkembangan terkait konflik yang terjadi di sana,” kata Menlu Sugiono di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, berdasarkan rilis yang diterima wartawan astakom.com pada Kamis (04/06/2026).
Menlu Sugiono menegaskan bahwa Indonesia dan Turkiye bersepakat mengenai urgensi mendorong perdamaian sekaligus meredam eskalasi konflik yang saat ini tengah bergejolak.
"Intinya adalah bagaimana kita mengambil langkah-langkah yang bisa mempercepat terjadinya perdamaian,” tuturnya.
Fokus konflik Timur Tengah
Melalui pernyataan tersebut, Indonesia berharap dunia internasional kembali memfokuskan pandangannya pada nasib dan perjuangan masyarakat Palestina di Gaza yang terus menghadapi dampak konflik kawasan.
"Kita ingin kembali fokus untuk perjuangan di Palestina, di Gaza. Dengan perang yang terjadi saat ini, semuanya terhenti. Kita harus kembali ke sana dan untuk itu kita harus juga mencari cara-cara untuk menyelesaikan konflik ini,” ungkap Menlu Sugiono.
Prioritas utama untuk Gaza
Selain membahas isu perdamaian global, Indonesia dan Turkiye juga saling berbagi pandangan terkait eskalasi serta perkembangan geopolitik di Timur Tengah saat ini.
Bertindak sebagai sesama representasi negara Global South, Indonesia dan Turkiye berkomitmen mengintensifkan koordinasi demi menyuarakan de-eskalasi serta resolusi damai, tanpa menyampingkan perjuangan hakiki keadilan bagi masyarakat Palestina.
Suara bersama Global South
Di luar pembahasan isu regional, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serta jajarannya atas bantuan nyata dalam memfasilitasi pemulangan sembilan WNI dari misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.
Apresiasi evakuasi WNI
Pesan terima kasih dari Presiden Prabowo ini disalurkan secara langsung melalui Menlu Fidan untuk disampaikan kepada Presiden Turki tersebut.
“Bapak Presiden juga menyampaikan terima kasih. Seperti kita ketahui bersama, kemarin sembilan WNI kita dibantu oleh Pemerintah Turki bisa keluar dari Israel dan kembali dengan selamat,” ucap Menlu Sugiono. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Pertemuan ini jadi bukti kalau Indonesia dan Turkiye gak tinggal diam melihat krisis kemanusiaan yang berlarut-larut. Kerja sama bilateral ini bukan cuma soal diplomasi di atas kertas, tapi juga langkah nyata Global South untuk meredam konflik Timur Tengah, mengembalikan fokus dunia ke Gaza, sekaligus bentuk gerak cepat pemerintah dalam melindungi keamanan WNI di luar negeri.









