Bakom RI Spill Alasan Posisi Duduk Wapres Gibran di Sidang Kabinet Paripurna Nggak Berdampingan Sama Presiden Prabowo
astakom.com, Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menegaskan bahwa tata letak tempat duduk dalam Sidang Kabinet Paripurna dirancang khusus untuk mendukung efektivitas penyampaian arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia meluruskan bahwa pengaturan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan isu kedudukan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
"Posisi duduk pada Sidang Kabinet Paripurna mengikuti format taklimat Presiden (Prabowo Subianto) kepada seluruh anggota sidang kabinet, bukan format rapat yang menempatkan Presiden dan Wakil Presiden berdampingan," ucap Qodari dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026, dikutip astakom.com.
Qodari menjelaskan bahwa format sidang kabinet kali ini memang sengaja disusun sebagai bentuk taklimat langsung dari Presiden RI kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna.
Eye contact maksimal, biar semua peserta menerima pesan tanpa distraction
Bukan tanpa alasan, tata letak ruangan dirancang sedemikian rupa agar seluruh peserta dapat melihat Presiden dengan jelas. Di sisi lain, menurut Qodari, format ini juga memudahkan Presiden Prabowo untuk tetap melakukan kontak mata secara personal saat memberikan pengarahan.
Menurut Qodari, pengaturan tempat duduk tersebut murni urusan teknis dan tidak berhubungan dengan posisi maupun kewenangan konstitusional Wapres. Dalam format ini, Wapres Gibran hadir sebagai peserta Sidang Kabinet Paripurna bersama para anggota Kabinet Merah Putih lainnya.
Mengingat jumlah peserta yang hadir cukup padat, penataan ini dinilai paling ideal agar penyampaian arahan Presiden bisa berjalan lancar dan minim keribetan teknis.
Murni urusan teknis, kedudukan Wapres tetap aman dan valid
Qodari juga menepis tudingan bahwa posisi duduk tersebut mengindikasikan adanya perubahan kedudukan Wakil Presiden.
"Pengaturan tempat duduk semata-mata merupakan teknis penyelenggaraan acara. Tidak ada perubahan kedudukan ataupun pengurangan peran konstitusional Wakil Presiden," pungkas Qodari. (aNs)
Gen Z Takeaway
Biar nggak salah paham dan ke mana-mana opini publik, Kepala Bakom RI Muhammad Qodari spill kalau tata letak duduk di Sidang Kabinet Paripurna itu murni format taklimat biar arahan Presiden Prabowo makin efektif dan dapet eye contact maksimal ke seluruh peserta. Jadi, posisi Wapres Gibran yang nggak duduk berdampingan itu murni alasan teknis penyelenggaraan acara aja dan sama sekali nggak mengurangi peran maupun kedudukan konstitusionalnya yang tetap valid.










