Indonesia Amankan 12 Jet Tempur M-346F Block 20, Bawa Radar AESA hingga Kokpit Digital Canggih
astakom.com, Techno – Modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia kembali melangkah maju. Indonesia resmi mengamankan kontrak pengadaan 12 pesawat tempur ringan multirole M-346F Block 20 buatan perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan asal Italia, Leonardo. Menariknya, kerja sama ini bukan hanya menghadirkan armada baru bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU), tetapi juga membawa paket teknologi, pelatihan, hingga penguatan kemampuan industri pertahanan nasional.
Melansir siaran pers resmi Leonardo pada Kamis, (21/07/2026), kontrak tersebut merupakan tindak lanjut dari Letter of Intent (LoI) yang ditandatangani pada Singapore Airshow Februari 2026. Leonardo bersama mitra lokal PT ESystem Solutions Indonesia akan menyediakan sistem M-346F Block 20 beserta dukungan operasional, pelatihan, dan pengembangan kemampuan bagi Kementerian Pertahanan RI sebagai bagian dari program modernisasi kekuatan udara Indonesia.
Sejalan dengan laporan Kontan, pengiriman 12 pesawat tempur tersebut dijadwalkan dimulai pada 2030. Kesepakatan ini juga menjadikan Indonesia sebagai pengguna ke-23 keluarga M-346 di dunia sekaligus negara pertama di Asia yang mengadopsi varian terbaru M-346F Block 20, setelah sebelumnya diperkenalkan di Eropa dan Amerika Utara.
Bukan sekadar beli pesawat
Kontrak tersebut tidak hanya mencakup pengadaan pesawat tempur. Dalam keterangan resminya, Leonardo menjelaskan kerja sama itu juga meliputi pengembangan berbagai kemampuan pendukung di Indonesia, mulai dari dukungan operasional, pemeliharaan, maintenance, repair and overhaul (MRO), pelatihan personel, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Leonardo untuk mendukung peningkatan kapasitas industri pertahanan Indonesia melalui transfer pengetahuan, penguatan kemampuan teknis, serta dukungan operasional yang dapat dilakukan di dalam negeri.
Dalam siaran pers resmi Leonardo yang dipublikasikan pada 21 Juli 2026, Chief Executive Officer dan General Manager Leonardo, Lorenzo Mariani, mengatakan kehadiran M-346F di Indonesia menjadi bukti kualitas teknologi yang dikembangkan perusahaan sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan Indonesia terhadap kapabilitas Leonardo.
"Kehadiran M-346F di Indonesia menjadi bukti kualitas sistem pesawat ini sekaligus menunjukkan kepercayaan Indonesia yang terus berkembang terhadap kapabilitas kami di berbagai bidang," kata Mariani dalam siaran pers tersebut.
Mariani menambahkan Leonardo juga berkomitmen memperluas kontribusinya dalam mendukung pengembangan sektor kedirgantaraan dan pertahanan Indonesia dalam jangka panjang.
Dibekali teknologi tempur modern
M-346F Block 20 hadir sebagai konfigurasi terbaru yang menggabungkan fungsi pesawat latih lanjut dan pesawat tempur ringan multirole dalam satu platform. Dari sisi teknologi, pesawat ini membawa sejumlah peningkatan dibandingkan konfigurasi sebelumnya.
Jet tempur tersebut mengusung Large Area Display (LAD) pada kokpit digital yang dirancang untuk menyajikan informasi penerbangan dan misi secara lebih luas sehingga membantu meningkatkan kesadaran situasional pilot.
Selain itu, M-346F Block 20 dibekali Active Electronically Scanned Array (AESA) Radar yang mampu mendeteksi dan melacak banyak sasaran secara bersamaan dengan kecepatan pemrosesan tinggi serta ketahanan yang lebih baik terhadap gangguan elektronik.
Pesawat ini juga telah terintegrasi dengan Link 16, sistem pertukaran data taktis yang memungkinkan berbagai aset tempur saling berbagi informasi secara real time. Kemampuannya diperkuat dengan sistem electronic countermeasures, integrasi persenjataan terbaru, kemampuan menjalankan misi udara-ke-udara maupun udara-ke-permukaan, sensor modern, serta fitur aerial refuelling untuk memperluas jangkauan operasi.
Latihan pilot makin realistis
Keunggulan lain M-346F Block 20 terletak pada sistem pelatihannya yang telah terintegrasi dengan Ground Based Training System (GBTS) dan konsep Live, Virtual and Constructive (LVC).
Melalui sistem tersebut, latihan penerbang dapat menggabungkan penerbangan nyata dengan simulasi virtual dalam satu skenario yang saling terhubung. Pendekatan ini memungkinkan pelatihan berlangsung lebih realistis sekaligus meningkatkan kesiapan pilot menghadapi berbagai kondisi operasi modern.
Leonardo juga menyebut keluarga M-346 telah membukukan lebih dari 170.000 jam terbang dengan total pemesanan melampaui 170 unit di berbagai negara. Platform ini digunakan untuk melatih pilot pesawat tempur modern, termasuk melalui International Flight Training School (IFTS) di Italia.
Selain berfungsi sebagai pesawat latih lanjut, M-346 juga mampu menjalankan operasi sebagai pesawat tempur ringan multirole. Berkat performa dan kemampuan manuvernya, Angkatan Udara Italia bahkan memilih M-346 sebagai pesawat generasi berikutnya untuk tim aerobatik nasional Frecce Tricolori. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Di balik kontrak pengadaan 12 jet tempur ini, ada cerita yang lebih besar dari sekadar menambah armada TNI AU. M-346F Block 20 membawa teknologi radar modern, kokpit digital, sistem pelatihan berbasis simulasi, hingga peluang transfer pengetahuan yang bisa memperkuat industri pertahanan dalam negeri. Jadi, modernisasi kali ini bukan cuma soal punya pesawat baru, tetapi juga langkah membangun ekosistem pertahanan Indonesia yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.










