RI-Qatar Bikin Joint Venture Pertahanan, Transfer Teknologi Makin Dikebut

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 3 Juni 2026 | 15:43 WIB
RI-Qatar Bikin Joint Venture Pertahanan, Transfer Teknologi Makin Dikebut
RI-Qatar Bikin Joint Venture Pertahanan, Transfer Teknologi Makin Dikebut [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta - Di tengah ketidakpastian global, rupanya Indonesia terus memperkuat ketahanan negara, salah satunya lewat joint venture untuk pengembangan transfer teknologi bersama Qatar.

Dispill sama pemerintah, rupanya industri pertahanan Indonesia, Republikorp bersama perusahaan senjata asal Qatar, Bazar Holdings melakukan usaha patungan atau kerja sama bareng-bareng (joint venture) buat kembangkan transfer teknologi yang udah diresmikan pada ajang Doha International Maritime Defence Exhibition & Conference (DIMDEX) 2026 pada Januari lalu.

Joint Venture itu dispill saat kunjungan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar H.E. Sheikh Saoud bin Abdurrahman bin Hassan bin Ali Al Thani ke Indonesia pada tanggal 1-2 Juni 2026.

Sasaran kolaborasi

Sheikh Saoud bertemu Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin silam (01/06/2026) dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, kemarin (02/06/2026).

“Kolaborasi tersebut kini telah membentuk Republik Barzan Indonesia, sebuah joint venture yang berfokus pada pengembangan kapabilitas industri pertahanan, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas produksi di sektor-sektor strategis,” tulis siaran pers Republikorp, dikutip oleh astakom.com pada Rabu (3/6/2026).

Hubungan Qatar-RI membuahkan banyak kolaborasi

Kunjungan Sheikh Saoud menunjukkan kalau hubungan Indonesia dan Qatar terjalin erat terutama dalam pengembangan industri pertahanan yang udah mencatat kemajuan lewat berbagai inisiatif kolaboratif termasuk dialog kebijakan pertahanan, kerjasama militer, kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan.

Tidak hanya itu, hubungan bilateral dan kerja sama kedua negara juga melahirkan kolaborasi di bidang teknologi.

Isi nota kesepahaman

Diketahui Indonesia dan Qatar juga menandatangani MoU atau nota kesepahaman atau statement of intent menuju defence cooperation agreement (DCA).

Di dalam rencana kerja sama pertahanan itu terdapat pengembangan industri pertahanan dalam negeri yang berkaitan sama produksi alat utama sistem persenjataan atau alutsista matra darat dan laut. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Indonesia lagi push ketahanan nasional lewat kerja sama strategis dengan Qatar. Lewat joint venture baru, transfer teknologi dan kapasitas produksi industri pertahanan lokal bakal di-upgrade supaya RI nggak cuma jadi pembeli alutsista, tapi juga makin jago bikin teknologi pertahanan sendiri.

Joint Venture Indonesia-Qatar

Infografis

Terkini