Kemenkes Setor Peta Daerah Stunting Tinggi, MBG Bakal Lebih Tepat Sasaran

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:08 WIB
Kemenkes Setor Peta Daerah Stunting Tinggi, MBG Bakal Lebih Tepat Sasaran
Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta, Selasa (17/6/2026). [astakom/M Syauqi Amrullah]

astakom.com, JakartaKementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai mengoptimalkan pemanfaatan data kesehatan untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyerahkan daftar kabupaten dan kota dengan prevalensi stunting tinggi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai dasar penentuan wilayah prioritas intervensi.

Melansir dari media nasional pada Jumat, (07/08/2026) langkah tersebut diharapkan membuat penyaluran MBG semakin tepat sasaran, terutama bagi anak-anak yang tinggal di daerah dengan beban stunting tinggi. Data itu juga akan menjadi acuan dalam menyelaraskan sasaran penerima manfaat dengan kondisi kesehatan di lapangan.

Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai berdiskusi dengan Kepala BGN Sudaryono dan para ahli gizi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Data jadi acuan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, perhatian terhadap persoalan stunting menjadi salah satu pembahasan utama saat dirinya bertemu dengan Kepala BGN. Karena itu, Kemenkes menyerahkan daftar wilayah dengan angka stunting tinggi sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan MBG.

"Jadi waktu pertama kali ketemu Pak Sudaryono, saya sampaikan nih, 'Oh teman-teman ahli gizi ini concern mengenai stunting,'. Jadi saya kasih ke beliau, 'Pak Dar, ini adalah list dari kabupaten/kota yang stuntingnya tinggi dan tinggi sekali'," ujar Budi Gunadi Sadikin usai pertemuan bersama Kepala BGN dan para ahli gizi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Menurut Budi, data tersebut disiapkan sebagai rekomendasi agar pelaksanaan MBG tidak hanya menjangkau lebih banyak penerima, tetapi juga benar-benar menyasar wilayah yang memiliki tingkat stunting tinggi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Berbasis data kesehatan

Kepala BGN Sudaryono membenarkan pihaknya telah menerima data dari Kemenkes. Ia menyebut pemetaan tersebut didukung oleh hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pendataan status gizi yang dimiliki Kementerian Kesehatan.

"Jadi saya mendapatkan list, ini kan memang yang mendata di data di Kementerian Kesehatan ini top luar biasa. Jadi CKG (Cek Kesehatan Gratis), kemudian pelibatan data, mendata siapa yang stunting, di mana stunting tuh ada semua," kata Sudaryono dalam konferensi pers usai pertemuan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Selain memuat peta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi, data tersebut juga mencakup informasi mengenai anak sekolah yang mengalami stunting beserta status penerima MBG. Informasi itu akan dipadukan dengan data yang dimiliki BGN untuk mengevaluasi cakupan program di setiap daerah.

Prioritaskan wilayah rawan

Selanjutnya, data dari Kemenkes akan disinkronkan dengan kesiapan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Wilayah yang telah memiliki dapur akan diprioritaskan untuk segera diaktifkan, sementara daerah dengan angka stunting tinggi yang belum memiliki fasilitas akan menjadi perhatian dalam pengembangan layanan MBG.

"Jadi, dalam minggu-minggu ke depan ini, kita fokus pada bagaimana mengaktifkan dapur-dapur yang berada di wilayah dengan kondisi stunting yang tinggi dan sangat tinggi. Kalau belum ada dapur, kalau perlu kita khusus untuk membuat dapur di tempat-tempat itu," jelas Sudaryono.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat efektivitas Program Makan Bergizi Gratis melalui pendekatan berbasis data. Sebelumnya, Badan Gizi Nasional juga menegaskan daerah dengan prevalensi stunting tinggi menjadi salah satu prioritas pelaksanaan MBG agar intervensi gizi dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap penurunan stunting. (deA/aNs)

Gen Z Takeaway

Bukan sekadar membagikan makanan, MBG kini mulai diarahkan menggunakan data kesehatan sebagai dasar kebijakan. Dengan memetakan daerah yang memiliki angka stunting tinggi, pemerintah ingin memastikan intervensi gizi benar-benar sampai ke wilayah yang paling membutuhkan.

Kemenkes Kementerian Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) MBG Program Makan Bergizi Gratis program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Infografis

Terkini