Dampak Timur Tengah: PM Modi Ajak Warga India WFH demi Hemat BBM dan Kurangi Belanja Emas

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: AR Purba
Senin, 11 Mei 2026 | 14:00 WIB
Dampak Timur Tengah: PM Modi Ajak Warga India WFH demi Hemat BBM dan Kurangi Belanja Emas
Dampak Timur Tengah: PM Modi Ajak Warga India WFH demi Hemat BBM Perdana (Dok. X @ANI)

astakom.com, Jakarta - Ketegangan yang kian memanas di Timur Tengah berdampak langsung pada lonjakan harga energi di pasar internasional.

Menanggapi situasi tersebut, Narendra Modi selaku Perdana Menteri India meminta warganya untuk lebih hemat dalam mengonsumsi bahan bakar minyak.

Pemimpin India tersebut juga menyarankan agar masyarakat menghidupkan kembali budaya WFH.

India ikut strategi tren WFH

Skema kerja jarak jauh yang sempat menjadi standar umum saat pandemi ini dinilai efektif untuk menekan mobilitas dan konsumsi energi.

"Di masa krisis global ini, kita harus bertekad untuk mengutamakan kewajiban dan melaksanaknnya dengan penuh dedikasi" ucap Modi dilansir dari The Times of India pada Senin, (11/5/2026).

"Sebuah tekad besar adalah menggunakan bensin dan solar dengan hemat. kita harus mengurangi bensin dan solar itu" sambungnya.

Perdana Menteri menganjurkan untuk para masyarakat yang berada di kota kota dengan konektivitas metro harus mengutamakan perjalanan memakai metro dan mengkampanyekan penggunaan kendaraan secara bersama apabila kendaraan pribadi dibutuhkan.

Genjot transportasi publik & kendaraan listrik

Ia turut menekankan para pemilik kendaraan listrik untuk mengintensifkan pemakaian kendaraan listrik mereka.

Menurut pandangan Modi, langkah-langkah tersebut harus kembali menjadi prioritas utama guna menjaga stabilitas dan kepentingan nasional India saat ini.

"Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai kembali kebiasaan itu karena hal tersebut akan menjadi kepentingan nasional,” paparnya.

Dampak geopolitik & gangguan jalur pasokan

Kondisi geopolitik kian tidak menentu setelah Teheran meluncurkan serangan balasan terhadap Israel dan mitra Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Ketegangan ini merupakan buntut dari serangan awal yang dilancarkan AS dan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari lalu.

Kelancaran distribusi di Selat Hormuz ikut terganggu akibat konflik tersebut.

Padahal, jalur pelayaran strategis ini merupakan urat nadi energi dunia yang melayani sekitar 20 persen pengiriman minyak internasional.

"Bensin dan solar telah menjadi sangat mahal di seluruh dunia,” tutur Modi.

"Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menghemat devisa yang digunakan membeli bensin dan solar dengan cara mengurangi konsumsinya,” sambungnya.

Masyarakat India dihimbau kurangi belanja emas

Tak hanya fokus pada penghematan BBM, Perdana Menteri India tersebut juga menyarankan masyarakat untuk menunda belanja emas buat pesta pernikahan selama satu tahun ke depan.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan belanja non-esensial di tengah situasi ekonomi saat ini.

Selain itu, ia mengimbau warga untuk membatasi konsumsi minyak goreng dan mendorong para petani agar mulai menekan penggunaan pupuk kimia yang berasal dari impor.

"Kita harus mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga setengahnya dan bergerak menuju pertanian alami,” ujar Modi.

“Dengan cara itu, kita dapat menghemat devisa sekaligus melindungi lahan pertanian dan bumi,” tutupnya.(deA/aRsp)

Gen Z Takeaway

​Situasi global lagi nggak menentu, dan PM Modi ngingetin kalau gaya hidup sustainable bukan cuma soal tren, tapi strategi bertahan hidup. Mulai dari balik lagi ke sistem WFH, maksimalin transportasi umum, sampai ngerem belanja non-esensial kayak emas dan minyak goreng, intinya adalah adaptasi. Buat kita, ini sinyal kalau efisiensi energi dan kemandirian ekonomi itu krusial banget pas tensi geopolitik mulai ganggu "dompet" dunia.

india Perdana Menteri India Hemat BBM WFH

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB