Survei NRI: Rating Pemerintah Presiden Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen! Ketahanan Energi-Pangan Jadi Faktornya
astakom.com, Jakarta — Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka baru saja mencetak skor yang keren di mata masyarakat.
Berdasarkan hasil survei nasional terbaru dari Nusantara Riset Indonesia (NRI), tingkat kepuasan publik meroket hingga angka 80,17 persen.
Direktur NRI, Deni Yusup, menyebut angka ini sebagai bukti nyata kalau legitimasi pemerintah saat ini sedang "menyala," menunjukkan penerimaan publik yang sangat tinggi dalam periode dua tahun terakhir.
“Kepuasan terhadap kinerja presiden dan wakil presiden ini sangat memuaskan, di angka 80,17 persen,” ungkap Deni kepada wartawan di Jakarta, disitat astakom.com pada Jumat (08/05/2026).
Pemerintah sukses bikin warga merasa aman
Di tengah gempuran isu global, pemerintah terbukti sukses menjaga stabilitas yang bikin warga merasa aman alias no worries.
Hasil survei mengungkap bahwa hanya ada sekitar 7,33 persen responden yang merasa kurang puas, sementara 12,50 persen sisanya memilih untuk abstain atau tidak memberikan jawaban.
Angka kepuasan yang dominan ini menjadi sinyal kuat bahwa arah kebijakan yang diambil pemerintah sudah on point dan sesuai ekspektasi rakyat.
Ketahanan energi jadi faktor utama
Menariknya, faktor Ketahanan Energi menjadi kontributor paling utama yang bikin publik merasa puas, dengan persentase sebesar 19,17 persen.
Kebijakan di sektor ini dianggap paling krusial karena berkaitan langsung dengan kebutuhan basic masyarakat.
“Ketahanan energi menjadi faktor utama karena masyarakat melihat pemerintah mampu menjaga stabilitas, termasuk harga BBM di tengah gejolak global,” ujar Deni.
Stabilitas pasokan energi yang terjaga membuat ekonomi nasional tetap kokoh, sebuah pencapaian yang dinilai sangat krusial agar kondisi finansial warga tidak shook menghadapi dinamika dunia.
MBG juga ningkatin kepuasan masyarakat!
Gak cuma soal energi, program ikonik Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dapet big energy dari masyarakat dengan sumbangsih kepuasan sebesar 18,33 persen.
“Masyarakat juga melihat program MBG dan ketahanan pangan sebagai bagian penting dari kinerja pemerintah saat ini,” terang Deni.
Disusul kemudian oleh faktor gaya kepemimpinan Presiden yang dinilai berwibawa (17,92%) serta ketegasan dalam penegakan hukum (16,67%). Kombinasi antara kebijakan populis dan ketegasan institusional ini tampaknya menjadi formula rahasia yang bikin kepercayaan publik tetap stabil dan jauh dari kata flop.
Sektor ketahanan pangan dan program pendidikan "Sekolah Rakyat" juga ikut memberikan *impact* positif masing-masing sebesar 15,42 dan 12,50 persen.
Keberhasilan pemerintah eksekusi kebijakan
Deni Yusup menegaskan bahwa tingginya angka-angka ini mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam mengeksekusi kebijakan yang transformatif.
Dengan fondasi kepuasan yang sekuat ini, pemerintahan Prabowo-Gibran diprediksi bakal makin confident dalam menjalankan agenda nasional kedepannya.
"Kombinasi berbagai kebijakan ini membentuk persepsi positif publik terhadap kinerja pemerintah secara menyeluruh," pungkas Deni. (aLf/aNs)











