Pemerataan Hunian Layak di Indonesia: Kementerian PKP Kebut Bedah 21 Ribu Rumah di Papua

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: AR Purba
Kamis, 30 April 2026 | 23:21 WIB
Pemerataan Hunian Layak di Indonesia: Kementerian PKP Kebut Bedah 21 Ribu Rumah di Papua
Kementerian PKP Kebut Bedah 21 Ribu Rumah di Papua (Dok. Kementerian PKP)

astakom.com, Jakarta — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus ngebut dalam urusan penyediaan hunian layak.

Gak tanggung-tanggung, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di tahun 2026 ini bakal melesat naik ke angka 400.000 unit tersebar di seluruh Indonesia, dan untuk wilayah Papua menyasar sebanyak sekitar 21.000 unit hunian.

Angka ini beneran beda kalau dibandingin sama tahun 2025 yang cuma di angka 45.000 unit, bukti kalau pemerintah lagi all-in buat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Kita tingkatkan kuota BSPS di seluruh Papua menjadi minimal sekitar 21.000 unit yang tersebar di 6 provinsi dan 42 kabupaten/kota. Artinya, setiap kabupaten/kota mendapatkan minimal 500 unit,” ujar Menteri PKP dikutip dari laman pkp.go.id, Kamis (30/04/2026).

Pemerataan pembangunan rumah layak

Program bedah rumah di Papua ini jadi bukti kalau pemerintah pengen semua orang punya rumah yang sehat, layak, dan berkelanjutan.

Strategi ini diambil biar pembangunan nggak cuma numpuk di satu titik doang, tapi beneran merata ke seluruh pelosok Indonesia.

"Program BSPS ini adalah bukti nyata kehadiran negara, terutama di Papua. Kita ingin masyarakat memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik,” ujar Maruarar.

Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan

Lebih jauh, Maruarar menegaskan bahwa pendekatan BSPS tak semata menitikberatkan pada pembangunan fisik, melainkan juga pada penguatan kapasitas masyarakat.

Ia menambahkan, program ini dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, dengan dukungan pendampingan teknis langsung di lapangan.

"Melalui skema swadaya, masyarakat terlibat langsung dalam proses pembangunan rumahnya. Ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” pungkas Maruarar.

"Program BSPS ini akan mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Kita ingin bergerak cepat agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” tambahnya.(aLf/aRsp)

Gen Z Takeaway

Scale-up BSPS 2026 ke 400 ribu unit, termasuk ±21 ribu di Papua, nunjukin pemerintah serius nge-push akses hunian layak buat MBR secara lebih merata. Bukan cuma bedah fisik, tapi juga skema swadaya biar warga terlibat dan ekonomi lokal ikut bergerak. Intinya, ini bukan sekadar program rumah, tapi upaya nyata yang nyambungin pemerataan dan pemberdayaan.

Menteri PKP Kementerian PKP Maruarar Sirait Bedah Rumah BSPS Bantuan BSPS

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB