Revolusi Pendidikan Dimulai, Prabowo Dorong Setiap Sekolah Miliki 3 Papan Interaktif
Astakom.com, Cilacap – Presiden Prabowo Subianto terus memperlihatkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui investasi besar-besaran di dunia pendidikan yang mencakup revitalisasi sekolah hingga percepatan digitalisasi pembelajaran.
Selain pembangunan sekolah unggulan Garuda,Sekolah Rakyat, Beasiswa, Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa, menaikkan tunjangan guru, pemerintah juga terus mendorong penggunaan teknologi di ruang kelas melalui pengadaan papan interaktif digital atau smart board di seluruh sekolah di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meninjau langsung hasil revitalisasi SMA Negeri 1 Cilacap yang berlokasi di Desa Donan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).
Pentingnya transformasi digital
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo memastikan program revitalisasi berjalan sesuai rencana sekaligus menekankan pentingnya transformasi digital dalam proses belajar mengajar dengan pengadaan TV pintar tiap kelas secara bertahap. Tahun ini kata dia tiap sekolah akan ditambah jadi tiga smart board tiap sekolah.
“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital. Smartboard. Sekarang baru satu per sekolah. Ada yang dua. Berarti target kita masih tiap sekolah mungkin 3-4 lagi. Tahun ini kita perjuangkan 3 tambahan ke seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Presiden, kehadiran smart board atau juga dikenal dengan papan interaktif digital (PID) akan mendorong pembelajaran yang lebih interaktif dan mudah diakses oleh siswa maupun guru.
“Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada di software, membantu semua. Kalau murid atau guru ingin ulangi-ulangi bisa setiap saat diulangi pelajaran,” paparnya.
Penguatan kualitas pengajaran
Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan penguatan kualitas pengajaran melalui sistem terpusat yang melibatkan tenaga pengajar terbaik yang bisa didapatkan oleh seluruh siswa seluruh Indonesia melalui Smart Board tersebut.
“Dan nanti kita ada studio pusat di Jakarta. Guru-guru terbaik, empat banyak bahasa Inggris ya kita ambil native speaker, dia bisa ngajar ke semua yang perlu,” jelasnya.
Presiden juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing bagi generasi muda sebagai bekal menghadapi persaingan global.
“Bahasa Mandarin begitu kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris, Mandarin dan beberapa bahasa asing. Mulai dari SD,” ucapnya. (Usm/aRsp)











