Dapat Kesempatan Masuk Sekolah Rakyat, Aisyah Anak Tukang Loak Bercita-cita Jadi Dokter
astakom.com, Jakarta — Tidak semua anak memulai hidup dengan kesempatan yang sama. Aisyah Nur Aini, salah satunya.
Anak dari keluarga sederhana di Surakarta, Jawa Tengah, kini bisa kembali bersekolah melalui Sekolah Rakyat. Tanpa biaya, dengan fasilitas yang mendukung, ia melangkah lebih dekat pada cita-citanya menjadi dokter.
"Saya ingin menggapai cita-cita. Ingin menjadi dokter," ucap Aisyah dalam postingan yang dishare akun Badan Komunikasi Pemerintah RI di Instagram, @bakom.ri, Kamis lalu, (23/04/2026).
Impact positif Sekolah Rakyat
Kisah Aisyah di Surakarta mencerminkan dampak positif program Sekolah Rakyat, inisiatif gratis Presiden Prabowo Subianto untuk keluarga kurang mampu.
Dengan fasilitas lengkap seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), seragam, dan asrama, Aisyah kembali bersekolah, mendekatkannya pada impian menjadi dokter serta memutus rantai kemiskinan.
"Terima kasih kepada Pak Prabowo (Presiden Prabowo Subianto) saya sudah dimasukkan ke Sekolah Rakyat 17 Surakarta. Sehat-sehat selalu Pak Prabowo," imbuh Aisyah.
New energy keluar dari keterbatasan
Bagi keluarganya, ini bukan sekadar akses pendidikan. Ini adalah harapan baru untuk masa depan yang lebih baik, sekaligus jalan untuk keluar dari keterbatasan.
Betapa tidak? Orang tuanya berprofesi sebagai tukang loak yang mengumpulkan barang bekas seperti kardus untuk kemudian dijual di pinggir jalan.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo. Anak saya bisa sekolah di Sekolah Rakyat," ucap Putri Rahayu, ibunda Aisyah penuh keharuan. (aNs/aRsp)
Gen Z Takeaway
Kisah Aisyah ini bener-bener main character energy yang inspiratif banget! Meskipun berasal dari keluarga pejuang cuan (anak tukang loak), dia nggak kendor buat ngejar mimpi jadi dokter lewat program Sekolah Rakyat-nya Pak Prabowo di Surakarta. Dengan fasilitas all-in mulai dari asrama sampe Makan Bergizi Gratis (MBG), Aisyah resmi level up buat mutus rantai kemiskinan dan ngebuktiin kalau keterbatasan ekonomi bukan penghalang buat punya masa depan yang slay. Semangat terus, Aisyah, definisikan ulang kata sukses versi kamu!











