Pecah! Empat raksasa K-Pop Siapkan Roadshow Festival Global, Tampilkan Artis Lintas Agensi

Editor: Dhea Vallerina Riyon
Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB
Pecah! Empat raksasa K-Pop Siapkan Roadshow Festival Global, Tampilkan Artis Lintas Agensi
K-pop dengan aktifnya BLACKPINK, BTS, TWICE, dan EXO secara bersamaan menggelar konser besar dan tampil di ajang bergengsi. (Kolase foto IG@blackpink-exo-bts-twice)

astakom.com, Jakarta - Empat perusahaan hiburan terbesar Korea Selatan HYBE, SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment dilaporkan tengah membentuk perusahaan patungan untuk menggelar festival musik global berskala besar. Langkah ini menjadi salah satu kolaborasi paling signifikan dalam sejarah industri K-Pop.

Informasi ini pertama kali mencuat dari laporan media Korea dan kemudian diperkuat oleh media internasional. Dilansir dari Koreaboo, keempat agensi tersebut telah mengajukan rencana pembentukan joint venture kepada otoritas terkait di Korea Selatan.

Festival yang direncanakan, dengan nama sementara “Phenomenon”, disebut akan digelar pertama kali di Korea pada 2027 sebelum diperluas ke pasar global pada 2028. Ambisinya diarahkan untuk menciptakan festival musik yang mampu bersaing dengan Coachella Valley Music and Arts Festival

Latar belakang kolaborasi yang tidak biasa

Kolaborasi ini menarik perhatian karena melibatkan empat agensi yang selama ini dikenal sebagai pesaing utama di industri hiburan Korea. Selama bertahun-tahun, mereka bersaing dalam produksi artis, dominasi pasar, hingga ekspansi global.

Namun, seperti dilansir dari Pannchoa yang mengutip diskusi komunitas Korea, keempat perusahaan kini sepakat membentuk entitas baru dengan pembagian saham yang setara.

Proyek ini juga telah diajukan ke Komisi Perdagangan Adil Korea (FTC) untuk ditinjau. Langkah ini diperlukan karena HYBE telah masuk kategori konglomerat besar, sementara SM memiliki keterkaitan dengan grup Kakao, sehingga kerja sama tersebut berada dalam pengawasan regulator.

Ambisi membangun festival global dari Korea

Festival “Phenomenon” dirancang bukan sekadar konser, tetapi sebagai proyek industri berskala besar yang menggabungkan hiburan, pariwisata, dan ekspor budaya Korea.

Dilansir dari Naver melalui laporan media lokal, proyek ini juga dikaitkan dengan inisiatif penguatan K-culture di tingkat global. Salah satu tokoh yang disebut terlibat dalam pengembangan konsep ini adalah Park Jin-young dari JYP Entertainment, yang sebelumnya aktif dalam program pertukaran budaya.

Rencana jangka panjang mencakup pembangunan infrastruktur konser berskala internasional serta pengembangan festival sebagai intellectual property yang dapat diperluas ke berbagai negara.

Potensi lineup terbesar dalam sejarah K-Pop

Jika terealisasi, festival ini berpotensi menghadirkan kombinasi artis terbesar dalam sejarah K-Pop dari masing-masing agensi.

Dari HYBE terdapat BTS, SEVENTEEN, TXT, ENHYPEN, LE SSERAFIM, dan NewJeans. SM Entertainment memiliki EXO, NCT, aespa, Red Velvet, hingga SHINee. JYP Entertainment membawa TWICE, Stray Kids, ITZY, dan NMIXX, sementara YG Entertainment dikenal dengan BLACKPINK, BIGBANG, TREASURE, dan BABYMONSTER.

Seperti dikutip dari Koreaboo, kombinasi artis lintas agensi ini dinilai dapat menciptakan lineup yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu festival musik.(deA/aRsp)

Gen Z takeaway

Kolaborasi ini menunjukkan pergeseran besar dalam industri K-Pop, dari persaingan menuju kolaborasi strategis global. Bagi Gen Z, ini bukan hanya soal festival musik, tetapi representasi bagaimana budaya pop Korea berkembang menjadi kekuatan global yang mampu menyatukan pemain besar dalam satu ekosistem yang lebih luas.

SM Entertaiment JYP Entertainment YG Entertainment HYBE Kpop FestivalMusik Festival Musik

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB