IHSG Ditutup Melemah, Bursa Wall Street Justru Mode Pede!
astakom.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini turun 0,68 persen atau berkurang 52,37 poin ke level 7.623,59 pada pukul 16.00 WIB hari Rabu (15/4/2026).
Pada perdagangan pasar saham hari ini, saham dibuka menguat di angka 7.750,90. IHSG mencapai titik tertingginya di market hari ini menyentuh angka 7.773,58.
Lalu untuk titik terendahnya ada di level 7.623,59. Penutupan sebelumnya, IHSG lebih tinggi daripada penutupan saham hari ini yaitu 7.623,59.
Dilansir dari IDX, tercatat 411 saham yang naik atau berada di zona hijau, 297 saham turun atau berada di zona merah dan 251 saham lainnya yang stagnan atau diam di tempat.
Enam indeks sektoral melemah
Perlemahan IHSG ini diikuti dengan enam indeks sektoral yang melemah ke zona merah. Diantaranya sektor energi, konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, bahan baku, dan kesehatan.
Pada perdagangan hari ini, kapitalisasi pasar atau market cap senilai Rp13.581 triliun.
Wall Street menguat
Di tengah harapan eskalasi di Timur Tengah, antara Amerika Serikat, Israel dengan Iran mereda, indeks utama Wall Street pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat.
Indeks Nasdaq naik cukup tinggi sebanyak 2 persen, sementara S&P 500 naik sekitar 1 persen dan mendekati rekor penutupan tertingginya.
Indeks S&P 500 dan Dow Jones
Lebih rinci lagi, saham S&P 500 berada di zona hijau atau naik 81,14 poin setara dengan 1,18 persen ke level 6.967,38. Nasdaq menguat sebanyak 455,35 poin atau 1,96 persen ke 23.639,08, angka ini menunjukkan tren kenaikan harian ke-10 berturut-turut.
Selanjutnya, Indeks Dow Jones menguat 317,74 poin atau 0,66 persen ke 48.535,99. (Shnty/aRsp)
Gen Z Takeaway
IHSG ditutup turun tipis ke 7.623, meski sempat naik di awal sesi. Mayoritas sektor melemah, bikin market lokal ke-pressure. Meanwhile, Wall Street justru bullish, nunjukin sentimen global mulai membaik walau domestik masih mixed.









