Simulasi Disaksikan Anggota DPR, Dirjen Janjikan Distribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Anti-Ngaret

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Minggu, 12 April 2026 | 20:06 WIB
Simulasi Disaksikan Anggota DPR, Dirjen Janjikan Distribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Anti-Ngaret
Distribusi Kartu Nusuk Anti-Ngaret, Dirjen Haji Pastiin Jemaah Aman Pas Berangkat (Kemenhaj)

astakom.com, Jakarta – Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah, Ian Heriyawan, menekankan kalau distribusi dan aktivasi Kartu Nusuk untuk jemaah haji Indonesia sudah dilakukan dengan baik dan terkoordinasi dengan tepat, seperti yang terbukti dari simulasi yang dilaksanakan oleh Syarikah Rakeen pada Minggu, (12/4/2026).

Acara ini, yang juga dihadiri oleh ketua Komisi VIII DPR RI serta para eksekutif Syarikah Rakeen, Amin Indragriri dan Jauhara, merupakan bagian dari usaha untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Kartu Nusuk sebagai identitas resmi jemaah haji di Arab Saudi.

Simulasi Sukses: Kartu Nusuk Fix Siap Dipakai Jemaah

Ian menegaskan dalam pernyataannya kalau hasil simulasi itu menunjukkan kesiapan proses distribusi dan aktivasi kartu, sehingga jemaah bisa menggunakannya tanpa kendala.

"Kami ingin memastikan bahwa Kartu Nusak diterima dan diaktifkan sebelum jamaah haji tiba di Arab Saudi, sehingga mereka dapat langsung mengakses berbagai layanan tanpa gangguan,” ucap Ian.

Target Utama: Aktivasi Kelar Sebelum Jemaah Landing di Saudi

Ia mengemukakan kalau persiapan semacam itu sangat krusial untuk menghindari kemungkinan masalah administratif yang dapat berdampak pada layanan di lapangan.

"Hasil yang kami harapkan adalah tidak ada jemaah haji yang tertahan atau menghadapi kesulitan karena kartu tersebut belum diaktifkan. Semuanya harus siap sejak awal,” jelasnya.

Antisipasi Masalah: No More Jemaah Tertahan Karena Administrasi

Dia berpendapat kalau simulasi itu memberikan pemahaman yang jelas mengenai proses distribusi dan aktivasi kartu yang efisien serta efektif.

"Dari simulasi ini, kita dapat memastikan bahwa alur distribusi dan aktivasi sudah berfungsi dengan baik dan siap diimplementasikan selama operasional Haji,” ujarnya.

I an juga menekankan kalau keberhasilan distribusi Kartu Nusuk akan berpengaruh langsung pada kelancaran penyampaian layanan kepada para peziarah.

"Dengan kartu yang sudah diaktifkan, para jemaah haji akan dapat mengakses layanan dengan lebih mudah, mobilitas akan lebih terorganisir, dan pemantauan juga dapat dilakukan secara lebih optimal,” sambungnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Kelancaran Layanan

Ia mengungkapkan penghargaan atas kolaborasi di antara semua pihak yang terlibat dalam proses itu.

“Ini adalah hasil dari upaya bersama. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat, dan mitra layanan adalah kunci untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar,” sambungnya.

Dengan kesiapan distribusi dan aktivasi Kartu Nusak, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih teratur, aman, dan nyaman sejak kedatangan di Arab Saudi. (nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

​Kartu Nusuk ini fungsinya mirip "paspor sakti" digital buat jemaah haji Indonesia biar mobilitas mereka di Saudi nggak kena block urusan birokrasi. Dengan distribusi yang dipastiin anti-ngaret dan sudah lewat tahap simulasi, jemaah bisa lebih chill karena urusan ID dan akses layanan sudah aktif bahkan sebelum mereka landing. Intinya, Kemenhaj lagi bener-bener nge- push sistem yang sat-set dan transparan lewat kolaborasi bareng berbagai pihak, jadi nggak ada lagi cerita jemaah bingung atau tertahan cuma gara-gara masalah kartu yang belum ready. 

Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kemenhaj Mekah

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB