Presiden Prabowo: Sumber Daya Melimpah, Tetap Hemat Energi dan Persiapkan Green Energy

Editor: Shintya
Kamis, 9 April 2026 | 19:58 WIB
Presiden Prabowo: Sumber Daya Melimpah, Tetap Hemat Energi dan Persiapkan Green Energy
Meski Sumber Daya Melimpah, Presiden Prabowo Minta RI Hemat Energi [Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat untuk melakukan penghematan dalam menggunakan energi. Terlebih lagi sekarang dunia menghadapi ketidakpastian geopolitik global. Ketidakpastian itu berpotensi memicu terjadinya krisis yang bikin negara-negara cemas.

Meskipun dihadapkan dengan situasi seperti sekarang, masyarakat memang harus waspada tapi tetap optimis juga, karena di bidang energi, sumber daya Indonesia melimpah.

“Di bidang energi kita sangat kaya, sangat banyak sumber-sumber kita. Jadi di tengah dunia krisis banyak negara cemas, kita harus waspada tapi kita optimistis, kita akan menghadapi tantangan berapa bulan yang akan datang,” kata Prabowo saat resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik, di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/04/2026).

Punya banyak sumber daya alam pun tetap harus dihemat, apalagi sekarang dunia berlomba-lomba untuk transisi energi.

Percepatan peralihan energi

Indonesia juga lagi gaspol percepatan peralihan menuju energi bersih dan terbarukan di jangka panjangnya.

"Tapi kita punya resources kita punya sumber-sumber yang sangat kuat, sangat banyak. Walaupun bagaimana kita harus hemat energi. Walaupun bagaimana kita harus menuju energi yang bersih, energi terbarukan," katanya.

Presiden Prabowo bilang salah satu upaya nyata untuk penghematan dan transisi energi adalah elektrifikasi. Elektrifikasi adalah mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil dan move ke penggunaan listrik.

Upaya tekan emisi karbon

Menurut Presiden Prabowo, langkah ini jadi kunci buat menekan emisi karbon sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.

“Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, listrifikasi memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon,” katanya.

Selain itu, dalam upaya transisi energi secara serius Indonesia bertahap meninggalkan sumber energi berbasis karbon, meskipun masih digunakan buat sektor strategis.

"Memang negara butuh kita harus tinggalkan energi dari karbon, dari fosil. Kita gunakan hanya untuk yang strategis tetapi sekarang avtur pun bisa dari kelapa sawit. Dan kita punya banyak kelapa sawit," kata Presiden Prabowo.

Akan buka pusat pengolahan (refinery)

Kebaruan dalam penggunaan energi membuka banyak potensi energi alternatif untuk menggantikan energi yang sekarang dipakai. Salah satu contohnya seperti bahan bakar pesawat (Avtur) yang dapat dihasilkan dari kelapa sawit maupun limbah minyak goreng (jelantah).

"Bahkan avtur nanti itu dari jelantah, dari limbah dari sisanya minyak goreng kita bisa olah menjadi avtur dan beberapa saat lagi kita akan buka pusat-pusat pengolahan, refinery-refinery untuk ini. Kita akan investasi besar-besaran di bidang itu," jelasnya.

Presiden Prabowo juga bilang kalau pemerintah akan membangun pusat-pusat pengolahan (refinery) dan berinvestasi besar-besaran buat dukung produksi energi terbarukan. (Shnty/aRsp)

Gen Z Takeaway

Prabowo Subianto ngajak masyarakat buat lebih aware dan hemat energi di tengah global uncertainty. Walau resource RI melimpah, kita tetap harus switch mindset ke clean energy lewat elektrifikasi dan less BBM usage. Big picture-nya: stay alert, stay optimistic, dan push transisi energi biar lebih sustainable.

Energi Baru Terbarukan Green energy Prabowonomics sumber daya energi Presiden Prabowo

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB