Satelit Rahasia Rusia 'Support' Kordinat untuk IRGC dalam Serangan Persisi

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Selasa, 7 April 2026 | 21:53 WIB
Satelit Rahasia Rusia 'Support' Kordinat untuk IRGC dalam Serangan Persisi
Serang AS! (Astakom / Ilustrasi Bendera Gemini)

astakom.com, Jakarta – Rusia dengan diam-diam memberikan dukungan kepada Iran berupa gambar satelit pengintai dan bantuan siber kepada Iran dalam konfliknya melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Dukungan ini ditujukan buat membantu Teheran meningkatkan serangan terhadap fasilitas militer AS dan sasaran lain di Timur Tengah. Satelit Rusia Spill Lokasi Militer AS ke Iran Informasi tersebut muncul berdasarkan evaluasi intelijen Ukraina yang telah diperiksa oleh Reuters Kolaborasi ini menandai penjelasan paling mendalam tentang dukungan rahasia Moskwa kepada Iran, khususnya setelah Israel dan AS melancarkan serangan pada 28 Februari yang lalu Dokumen intelijen itu mencatat, satelit Rusia telah melaksanakan setidaknya 24 survei rinci di 11 negara di Timur Tengah antara 21 dan 31 Maret. Pengawasan ini melibatkan 46 lokasi krusial, termasuk basis militer AS, bandara, serta kilang minyak Penilaian itu mengungkapkan pola yang jelas, melansir dari Reuters, Selasa (7/4/2026). Dalam beberapa hari setelah terpantau oleh satelit Rusia, pangkalan militer serta markas besar itu menjadi target rudal balistik dan drone Iran. Kasus Pangkalan Prince Sultan Jadi Bukti Nyata Salah satu kejadian tertentu berlangsung di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi. Satelit Rusia merekam gambar pangkalan itu beberapa hari sebelum serangan Iran pada 27 Maret, yang menargetkan pesawat canggih AS, E-3 Sentry AWACS. Hari berikutnya setelah serangan, satelit Rusia melintasi wilayah yang sama untuk mengevaluasi hasil dari kerusakan. Seorang sumber militer dari Barat dan sumber keamanan setempat mengonfirmasi kepada Reuters kalau ada peningkatan aktivitas satelit Rusia di area tersebut dan informasi tersebut telah diserahkan kepada pihak Iran. Hacker Rusia & Iran Join Forces di Telegram Selain dukungan citra satelit atau bantuan "dari langit", kolaborasi ini juga mencakup bidang siber. Kelompok peretas yang berasal dari Rusia dan Iran dilaporkan berkomunikasi melalui platform Telegram untuk menyerang infrastruktur penting di Teluk. Laporan intelijen dari Ukraina mengungkapkan adanya kerja sama antara kelompok hacker Rusia seperti Z-Pentest Alliance, NoName057(16), dan DDoSia Project dengan kelompok Iran Handala Hack.

Bulan lalu, kelompok-kelompok ini secara bersamaan merilis kredensial akses untuk sistem pengendalian infrastruktur penting di Israel. Selain itu, peretas dari Iran teridentifikasi menggunakan metode yang diyakini kuat diambil dari intelijen militer Rusia, termasuk pemanfaatan penyedia layanan server Rusia di Chelyabinsk untuk mendaftarkan domain dalam serangan. Perjanjian Putin-Pezeshkian Jadi Landasan Utama Ikatan militer antara kedua negara ini semakin kuat sejak Rusia menginvasi Ukraina empat tahun lalu. Iran terungkap telah menyediakan pesawat nirawak bunuh diri atau drone kamikaze Shahed kepada Rusia, meskipun Teheran membantah hal itu Fondasi kolaborasi ini diteguhkan lewat Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif yang disepakati Presiden Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada bulan Januari tahun lalu. Dalam Pasal 4 perjanjian itu tertulis, "Untuk memperkuat keamanan nasional dan melawan ancaman bersama, layanan intelijen dan keamanan dari Para Pihak yang Berkontrak saling bertukar informasi dan pengalaman." Hingga sekarang, Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar, demikian juga Kementerian Luar Negeri Iran. Sebaliknya, juru bicara Gedung Putih Olivia Wales menegaskan bahwa bantuan luar bagi Iran tidak akan mempengaruhi operasi militer AS "Tidak ada dukungan eksternal untuk Iran dari negara mana pun yang memengaruhi keberhasilan operasional AS," jelas Wales. Topik ini pernah dibahas dalam pertemuan G7 bulan lalu. Akan tetapi, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio cenderung merendahkan bantuan Rusia itu dan mengklaimnya tidak berarti bagi kekuatan Iran (nAD/aRsp)Gen Z Takeaway

POV: When the quiet kid in class starts sharing cheat codes with his bestie. Ternyata perang zaman sekarang bukan cuma soal siapa yang punya peluru paling banyak, tapi siapa yang punya data paling akurat. Rusia diam-diam jadi "admin" yang kasih bocoran lokasi satelit buat Iran, plus bantuan hacker yang bikin infrastruktur lawan kena hit. Meskipun AS bilang "gak ngaruh", tapi melihat pangkalan militer mereka kena target tepat sasaran itu beneran scary. It’s giving major 'Teamwork makes the dream work' vibes, but in a very dangerous way

RusiaUpdate iran Satelit UpdateTimur Tengah Update Konflik Timur Tengah 2026.

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB