Kinerja Ekspor Halal Meningkat, RI Bidik Jadi Pusat Industri Halal Dunia!

Editor: Shintya
Selasa, 7 April 2026 | 20:53 WIB
Kinerja Ekspor Halal Meningkat, RI Bidik Jadi Pusat Industri Halal Dunia!
Industri halal, makanan halal (astakom/Pexels)

astakom.com, Jakarta - Produk dan industri berlabel halal udah jadi standar baru dan tren sebagai bagian dari gaya hidup global masa kini. Indonesia optimis punya peluang buat mengambil bagian dari industrialisasi di sektor halal itu.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan kalau optimisme itu didukung sama data yang menunjukkan capaian ekspor produk halal nasional mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan sebelumnya.

Dia menyebutkan kalau kinerja ekspor produk halal, termasuk fashion mencapai USD28 miliar pada tahun 2024.

"Sudah saatnya Indonesia menjadi pusat industri halal dunia, bukan hanya sebagai pasar bagi produk luar negeri. Kinerja ekspor produk halal, termasuk sektor modest fashion, menunjukkan potensi yang sangat besar, dengan capaian mencapai USD8,28 miliar pada tahun 2024," kata Agus Gumiwang dalam keterangannya dikutip pada Selasa (7/04/2026).

Percepatan pengembangan industri halal

Selain itu, dia juga bilang kalau pemerintah terus mempercepat implementasi program pengembangan industri halal seperti yang telah didesain di Peta Jalan Pengembangan Industri Halal Tahap II 2025-2029.

Fokus utama dalam skema ini adalah penguatan daya saing sektor industri makanan dan minuman juga industri tekstil, pakaian jadi, kulit, dan alas kaki yang termasuk dalam kategori barang gunaan.

Supaya pelaku industri lebih melek  dan paham sama sektor ini, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJI) menggelar kegiatan TEXTalk.

Kegiatan itu sukses menjaring 180 peserta dari berbagai pemangku kepentingan industri. Forum ini juga menjadi sarana diseminasi implementasi sertifikasi halal pada produk barang gunaan, khususnya sektor tekstil dan produk tekstil.

Peran unit pelayanan jasa industri tekstil

Sertifikasi halal buat barang gunaan adalah amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta regulasi turunan yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

Ketentuan ini mencakup berbagai kategori produk seperti sandang, aksesoris, peralatan rumah tangga, alat kesehatan, hingga bahan penyusun barang gunaan, terutama yang mengandung unsur hewani.

Peran unit balai sangat strategis buat dukung kesiapan industri menghadapi regulasi nasional maupun standar global sesuai sama yang dikatakan Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari.

"Balai tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan jasa industri, tetapi juga sebagai fasilitator edukasi dan pendampingan untuk memperkuat daya saing industri. Tujuan akhirnya adalah terciptanya kemandirian rantai pasok serta peningkatan kualitas produk industri nasional," kata Emmy.

Ngepush ekosistem halal yang terintegrasi

Diketahui BBSPJI Tekstil telah mengantongi akreditasi sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Kategori Utama dari BPJPH untuk ruang lingkup barang gunaan.

Kepala BBSPJI Tekstil Hagung Eko Pawoko bilang kalau salah satu tantangan utama yang dihadapi industri adalah belum terbentuknya ekosistem halal yang terintegrasi, terlebih lagi di rantai pasok bahan baku dan bahan penolong.

"Panduan titik kritis halal yang kami sampaikan diharapkan dapat membantu pelaku industri, khususnya sektor TPT, dalam mengidentifikasi kewajiban sertifikasi halal serta menelusuri sumber bahan baku yang berpotensi mengandung unsur non-halal," katanya.

Dia juga bilang kalau knowledge tentang regulasi halal penting untuk dikuasai pelaku industri, supaya bisa ngurus dan ngumpulin dokumen dari pemasok seperti  Sertifikat Halal, MSDS, Certificate of Analysis (COA), sampai surat pernyataan bebas unsur babi. Supaya proses sertifikasi bisa berjalan lebih efisien dan mudah.(Shnty/aRsp)

Gen Z Takeaway

Industri halal lagi booming globally, dan Indonesia pede banget bisa jadi key player, bukan cuma market. Data ekspor nunjukin growth kuat, apalagi dari sektor fashion dan produk halal lainnya. Tapi biar legit, industri masih perlu upgrade knowledge dan ekosistem biar comply sama standar halal global.

Industri Halal Kementerian Perindustrian

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB