BRIN Perkokoh Kolaborasi Riset Nuklir Bareng Indonesia –Thailand Buat Masa Depan ASEAN!

Editor: Nur Nadiah Islamiyah
Rabu, 1 April 2026 | 17:00 WIB
BRIN Perkokoh Kolaborasi Riset Nuklir Bareng Indonesia –Thailand Buat Masa Depan ASEAN!
BRIN Perkokoh Kolaborasi Riset Nuklir Bareng Indonesia –Thailand Buat Masa Depan ASEAN! (Astakom / BRIN)

astakom.com, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkokoh kolaborasi internasional dalam sektor teknologi nuklir dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk kerja sama penelitian dan inovasi di bidang sains dan teknologi nuklir.

Gak hanya itu, BRIN turut melakukan perjanjian riset dan pengembangan 13 MeV DECY Cyclotron dan jalur sinarnya dengan Thailand Institute of Nuclear Technology (TINT) pada Selasa lalu di Gedung B.J. Habibie, Jakarta.

BRIN & TINT Garap Prototipe Akselerator Nuklir Canggih

Pusat Riset Teknologi Akselerator BRIN dan TINT akan berkolaborasi dalam pembuatan prototipe 13mMeV DECY Cyclotron yang dapat digunakan untuk memproduksi radioisotop.

Edy Giri Rachman Putra, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menekankan kalau partnership ini adalah kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong penerapan yang lebih nyata di daerah.

Edy menyebutkan kalau BRIN mendukung perluasan kerja sama tidak hanya dalam teknologi nuklir, tetapi juga dalam teknologi akselerator, melalui program pertukaran mahasiswa dan peneliti serta penguatan platform riset kolaboratif di tingkat regional.

"Kami akan memperkuat dan meningkatkan kolaborasi ini ke depan, tidak hanya pada teknologi nuklir, tetapi juga teknologi akselerator. Hal ini penting bagi negara-negara di Asia, khususnya Indonesia dan Thailand,” ucap Edy, dikutip oleh astakom pada Rabu, (1/4/2026).

BRIN Open Recruitment buat Peneliti & Mahasiswa Global

Ia juga menyatakan kalau BRIN menyediakan kesempatan kolaborasi yang lebih luas melalui platform penelitian yang melibatkan mahasiswa, peneliti, dan bakat internasional.

"Kami menyediakan program manajemen talenta untuk mengundang mahasiswa dan peneliti datang ke Indonesia dan bekerja bersama dalam platform kolaborasi riset,” ucapnya.

ASEAN Pride: Kolaborasi RI-Thailand Jadi Pionir Riset Nuklir Regional
Direktur Eksekutif TINT, Thawatchai Onjun menyatakan kalau kolaborasi ini merupakan langkah perintis untuk memperluas kerja sama riset nuklir di wilayah ASEAN.

"Kolaborasi antara TINT dan BRIN dapat menjadi titik awal untuk penguatan kerja sama yang lebih besar di kawasan ASEAN, khususnya antar lembaga riset nuklir,” paparnya.

Dia berpendapat kalau kedua institusi memiliki kesamaan dalam bidang penelitian dan sarana yang ada, sehingga menciptakan kesempatan besar untuk bertukar informasi dan mencegah pengulangan penelitian.

"Kita memiliki banyak kesamaan, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun lingkup riset. Ini menjadi dasar kuat untuk saling belajar dan berbagi, sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” sambungnya.

Di sisi lain, Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Syaiful Bahri, menyatakan komitmen BRIN untuk menjalin kolaborasi yang lebih nyata dan terarah dengan peneliti Thailand, terutama dalam bidang teknologi canggih.

"Kami sangat terbuka bagi ilmuwan, insinyur, maupun mahasiswa dari Thailand untuk melakukan kolaborasi bersama. Ke depan, kami dapat membentuk perjanjian riset bersama atau joint research agreement pada bidang yang saling memberikan manfaat,” ucap Syaiful.

Deep Dive: Eksplorasi Teknologi Fusi dan Kunjungan Teknis ke Sleman
Ia menambahkan, ada kemungkinan peningkatan kerja sama dalam pengembangan teknologi akselerator dan fusi, mengingat kemajuan yang telah diraih oleh pihak Thailand di sektor tersebut.

"Kami ingin menggali lebih dalam kolaborasi di bidang akselerator, fusi, maupun teknologi lainnya, karena kami melihat Thailand memiliki kemajuan di area tersebut,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan kerja sama, delegasi TINT direncanakan melakukan kunjungan teknis ke fasilitas Organisasi Penelitian Tenaga Nuklir BRIN di Serpong, Banten, serta fasilitas 13 MeV DECY Cyclotron di Babarsari, Sleman, Yogyakarta.

Gen Z Takeaway
​Nuclear is the new cool! Selama ini mungkin kita mikir nuklir itu cuma soal bom atau hal yang serem-serem, tapi lewat kolaborasi BRIN x Thailand ini, kita makin sadar kalau teknologi nuklir itu essential banget buat masa depan, mulai dari kesehatan sampai energi. Keren banget liat Indonesia jadi magnet buat talenta internasional lewat program riset bareng kayak gini. No more gatekeeping ilmu pengetahuan, sekarang zamannya kolaborasi satset antarnegara ASEAN biar kita nggak kalah saing sama global. Future energy, here we come!

Asean update Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN Research Thailand

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB