Hari ini 25 Maret 2026: IHSG Bangkit Pasca Libur Lebaran, Saham Big Caps Jadi Penopang Utama
astakom.com, Ekbis- Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang menarik pada perdagangan perdana setelah libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Meski sempat dibayangi kekhawatiran volatilitas global selama pasar domestik tutup.
Diberitakan kanal Ekbis astakom.com sebelumnya, pada hari perdagangan terakhir sebelum libur panjang pekan lalu, Selasa (17/03/2026) IHSG sempat nyaris menyentuh zona merah. Bahkan dipekan-pekan sebelumnyha jelang penutupan, IHSG sempat terkoreksi. meski jelang penutupan market sempat rebourn di 1,2% ke level 7.106,8, lebih kepada stagnan sih.Hari ini Rabu (25/03/2026), market dibuka cukup optimis, meski tidak signifikan. Indeks kebanggaan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berhasil membalikkan keadaan usai peenutupan pada pekan lalu, kini IHSG bergerak di zona hijau pada sesi perdagangan Rabu (25/3/2026).
IHSG sempat turun lalu naik di pembukaan pasca libur
Pada grafik pembukaan perdagangan hari ini Rabu (25/03/2026) pukul 09.00 WIB pagi tadi, pantauan redaksi astakom.com pada siaran TV nasiona, IHSG sempat menunjukkan sinyal negatif dengan dibuka melemah tipis 0,31% ke level 7.084,62.Namun, pelemahan awal ini dinilai sebagai reaksi spontan pasar terhadap penyesuaian sentimen global. Seketika beberapa jam berikutnya jelang siang ini, kondisi "loyo" tersebut tidak bertahan lama. Tak sampai satu jam perdagangan berjalan, IHSG langsung melakukan rebound tajam dan melesat hingga 1,01% ke level 7.178, bahkan sempat menyentuh area 7.227 pada puncaknya.
Indikator market turnover
Gairah investor terlihat sangat tinggi menyusul akumulasi sentimen positif yang tertunda selama libur. Hingga pertengahan hari ini, nilai transaksi tercatat cukup masif mencapai sekitar Rp7,09 triliun dengan volume perdagangan menembus 12,75 miliar saham.Aktivitas pasar didominasi oleh aliran dana yang menyasar saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) seperti Astra International (ASII) dan Telkom Indonesia (TLKM) yang menjadi motor penggerak utama indeks.
Analisa Ahli: Technical rebound dan sentimen global
Kenaikan ini sejalan dengan analisa lembaga analisa market Republik Investor, yang menyatakan bahwa IHSG secara historis cenderung mengalami technical rebound pasca libur panjang.Menurutnya, aksi profit taking yang dilakukan investor sebelum libur menciptakan ruang bagi aliran dana masuk (capital inflow) saat pasar kembali dibuka. Selain itu, meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah dan stabilnya harga energi global menjadi katalisator eksternal yang memperkuat kepercayaan diri investor domestik.
Sisi teknikal juga menunjukkan bahwa indeks tengah menguji area resistance kuat di kisaran 7.150 hingga 7.200. Penguatan yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa pasar merespons positif kondisi ekonomi makro Indonesia yang tetap solid meskipun nilai tukar Rupiah sempat mengalami tekanan terhadap dolar AS di awal sesi.
Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia mengawali lembaran baru pasca Lebaran dengan catatan yang menggembirakan. Meski demikian, investor tetap dihimbau untuk waspada terhadap volatilitas pasar global, momentum kenaikan hari ini memberikan nafas segar bagi portofolio para pelaku pasar di tanah air. (aRsp)










