Arus Mudik Meningkat, Pemerintah Terapkan One Way di Tol Trans Jawa

Editor: A Cuwantoro
Rabu, 18 Maret 2026 | 12:27 WIB
Arus Mudik Meningkat, Pemerintah Terapkan One Way di Tol Trans Jawa

astakom.com, Jakarta – Lonjakan arus kendaraan pada periode mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Untuk mengantisipasi kepadatan yang semakin meningkat, pemerintah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way lokal tahap pertama guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Dalam rangka memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono turun langsung meninjau kondisi lalu lintas di KM 29 pada Selasa malam (17/3), dikutip dari laman kemenhub.go.id. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi awal terhadap pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang telah dimulai sejak siang hari.

Dudy mengungkapkan bahwa kebijakan one way lokal merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mengelola arus mudik agar tetap lancar dan aman. Ia menegaskan bahwa penerapan kebijakan tersebut telah mengacu pada ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).

“Korlantas Polri sejak siang tadi sudah memberlakukan one way lokal tahap pertama dari KM 70 hingga KM 263. Dengan kebijakan ini, kami berharap perjalanan masyarakat bisa lebih lancar,” ujar Dudy.

Diketahui, rekayasa lalu lintas berupa contraflow masih diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek mulai dari KM 36 sampai dengan KM 70 arah Cikampek atas diskresi Kepolisian sejak pukul 00.00 WIB.

Selain itu, rekayasa lalu lintas one way Tahap I juga masih diterapkan mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang sejak kemarin pukul 15.18 WIB untuk mengurai kepadatan kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa.

Penyesuaian Kondisi Lapangan
Secara tidak langsung, ia juga menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dirancang berdasarkan prediksi lonjakan arus dan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan pemantauan untuk memastikan efektivitas rekayasa lalu lintas.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipasi dan sudah sesuai dengan yang diatur dalam SKB pada 17 Maret,” jelasnya.

Menurut Dudy, hingga malam hari kondisi lalu lintas masih relatif terkendali meskipun volume kendaraan terus meningkat. Ia menyebut penerapan rekayasa lalu lintas sejauh ini mampu mengurai kepadatan secara bertahap.

“Alhamdulillah, sampai saat ini arus lalu lintas masih dalam kondisi terkendali dan cukup lancar,” katanya.

Ia pun berharap kebijakan ini dapat terus memberikan dampak positif bagi para pemudik. “Kami berharap pelaksanaan one way ini berjalan optimal sehingga perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman,” tambahnya.

Sistem Manajemen Terpadu
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan merupakan bagian dari sistem manajemen terpadu yang mencakup skema contraflow, one way, serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang. Seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara fleksibel dan disesuaikan dengan dinamika di lapangan.

Korlantas Polri mencatat adanya dampak positif dari kebijakan tersebut, di antaranya penurunan angka kecelakaan sebesar 15,5 persen serta penurunan fatalitas hingga 38,9 persen. Di sisi lain, Jasa Marga melaporkan sekitar 1,1 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta hingga sore hari atau sekitar 32 persen dari total proyeksi arus mudik, dengan tren yang terus meningkat menuju puncak.

Dalam kesempatan tersebut, Dudy kembali mengingatkan para pelaku usaha angkutan barang untuk mematuhi pembatasan operasional, khususnya kendaraan dengan sumbu tiga ke atas.

“Saya kembali mengimbau kepada para pengusaha agar menghentikan sementara operasional truk sumbu tiga ke atas sesuai ketentuan, demi menjaga kelancaran dan keselamatan para pemudik,” tegasnya.

Gen Z Takeaway

Arus mudik makin padat, tapi pemerintah udah gerak cepat pakai sistem one way biar perjalanan tetap lancar. Dudy Purwagandhi juga turun langsung ngecek kondisi di lapangan, jadi nggak cuma teori doang. Intinya: mudik aman itu bukan cuma soal jalan bagus, tapi juga aturan yang dipatuhi bareng-bareng. Jadi kalau mau perjalanan smooth, ya semua harus ikut aturan, termasuk truk besar yang diminta “minggir dulu” sementara

Arus Mudik Lebaran

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB