Mensesneg: Pemerintah Berupaya Maksimal Jamin Mudik Lebaran Aman dan Lancar
astakom.com, Jakarta — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah berupaya maksimal mengantisipasi sekaligus menjamin kelancaran dan keamanan mudik Lebaran.
Prasetyo mengatakan, berbagai langkah terus dilakukan agar arus mudik dan aktivitas pulang kampung tetap berjalan tertib di tengah lonjakan mobilitas masyarakat menjelang akhir Ramadan.
"Sebagaimana yang sudah kami sampaikan pada saat Sidang Kabinet Paripurna dipimpin oleh Bapak Presiden, bahwa kami semua pemerintah telah bekerja keras untuk mengantisipasi dan memastikan seluruh kegiatan mudik, pulang kampung dapat berjalan dengan baik dan lancar," ujar Prasetyo di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Sejumlah kendala di lapangan
Meski demikian, pemerintah mengakui adanya sejumlah kendala di lapangan, termasuk penumpukan kendaraan akibat tingginya volume lalu lintas di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Atas kondisi tersebut, Prasetyo pun menyampaikan permohonan maaf dan memastikan bahwa pemantauan terus dilakukan secara intensif.
"Memang ada beberapa kejadian yang apa namanya kami mohon maaf, ada penumpukan oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk itu," kata dia.
Petugas di lapangan terus memonitor mudik
Prasetyo mengatakan petugas di lapangan terus bekerja untuk mencari solusi guna mengurangi kemacetan dan antrean yang terjadi.
"Sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi supaya bisa bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrean-antrean," pungkasnya.
Melansir astakom.com, Presiden Prabowo Subianto saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), meminta agar persiapan Lebaran dimatangkan.
“Untuk semua kementerian dan badan saya berharap bahwa kita laksanakan persiapan menghadapi lebaran, kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman, dan penuh kegembiraan,” ujar Presiden Prabowo.











