Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Presiden Prabowo Instruksikan Kapolri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Presiden Prabowo minta penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan scientific crime investigation.

Sementara itu, Listyo juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan apa yang diperintahkan Presiden Prabowo dengan mengumumkan pembentukan posko pengaduan masyarakat untuk mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.

“Baik dari posko pengaduan ataupun dari Humas Polri yang tentunya kita minta untuk memberikan informasi karena memang ini menjadi perhatian serius dari Bapak Presiden,” Listyo, dalam keterangannya kepada media, di Jawa Timur, kemarin (15/3/2026).

Kepolisian tengah mengumpulkan informasi

Listyo mengatakan, informasi yang diberikan masyarakat akan membantu pihak kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

“Kita akan memberikan jaminan perlindungan. Saya kira itu,” ujar Listyo.

“Saat ini kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” tutur dia.

Kronologi penyiraman air keras

Peristiwa penyiraman air keras tersebut diduga terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat pelaku diduga dua orang pria yang berboncengan motor melintas di lokasi.

Keduanya tampak memutar balik motornya hingga berpapasan dengan korban. Korban, yang saat itu mengendarai motor, disiram benda diduga air keras oleh pelaku.

Korban tampak kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan. Korban juga berteriak histeris sambil berupaya melepaskan pakaiannya yang terkena air keras.

Kini, korban sedang dirawat di rumah sakit. Polisi menyebut korban mengalami luka bakar 24 persen.

Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengusut penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Polri membuka posko pengaduan publik untuk menghimpun informasi, sementara korban luka bakar 24 persen masih dirawat. Intinya, kasus ini harus diusut profesional, transparan, dan berbasis bukti.

Feed Update

Satgas PRR Laporkan Sumut dan Sumbar Nol Pengungsi di Tenda jelang Lebaran

astakom.com, Jakarta — Satgas Perceptan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melaporkan bahwa pihaknya berhasil capai nol pengungsi di tenda di wilayah Sumatera Utara...

Komisi III DPR: Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis adalah Kejahatan Demokrasi

astakom.com, Jakarta — Penyiraman air keras yang terjadi terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, Komisi III DPR...

Korlantas Polri Catat 459 Ribu Kendaraan telah Keluar dari Jakarta

astakom.com, Jakarta — Memasuki momen mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyebut sebanyak 459.570 kendaraan telah keluar dari Jakarta. Laporan ini disampaikan Korlantas...

Momen Bahlil Bercanda Nyeletuk ‘Uang Terus’ saat Amran Ajukan Pinjaman ke Purbaya

astakom.com, Jakarta — Momen lucu terjadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, ketika Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, memaparkan laporan komoditas...

Presiden Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Bangsa, Bukan Pengusaha

astakom.com, Jakarta — Membahas mengenai kekayaan alam, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa seluruh kekayaan alam atau sumber daya alam (SDA) di Indonesia adalah...

Cendikiawan NU: Perang Amerika-Iran-Israel Jangan Bawa- Bawa Agama!

astakom.com, Jakarta- Pada sebuah Talkshow di stasiun Tv Nasional, cendikiawan muda NU Islah Bahrawi atau sosok yang biasa disapa Cak Islah ini menekankan tidak...