Antusias! Kopdes Resmi Jalan, Pedagang Harap Bisa Beli Grosir dengan Harga Murah

Editor: Shintya
Rabu, 11 Maret 2026 | 17:46 WIB
Antusias! Kopdes Resmi Jalan, Pedagang Harap Bisa Beli Grosir dengan Harga Murah
Antusias! Kopdes Resmi Jalan, Pedagang Harap Bisa Beli Grosir dengan Harga Murah (astakom/str- Mumtazah)

astakom.com, Jakarta - Program gagasan Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sudah beroperasi di Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pembukaan Koperasi Desa (Kopdes) itu disambut antusias warga. Kopdes itu menawarkan berbagai barang kebutuhan sehari-hari, termasuk sembako dengan harga relatif murah.

Salah satu warga Gejugjati yaitu Siti Romelah menyampaikan respon positifnya dengan beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih ini.

Sebagai pemilik warung kelontong, dia berharap bisa memberi barang di kopdes dengan besaran kulakan atau grosir. Menurutnya jika Kopdes menyediakan beli dengan ukuran itu akan lebih murah.

"Saya ini kan mempunyai usaha kecil. Kalau bisa kulakan di koperasi lebih murah," kata Siti Romelah, Rabu (11/3/2026).

Koperasi menyejahterakan rakyat

Dia juga menyampaikan keberadaan koperasi ini memudahkan warga Gejugjati untuk bisa mencari barang yang berkualitas dengan harga murah. Dia juga ingin kalau koperasi ini hadir untuk menyejahterakan rakyat.

"Keinginan saya, adanya koperasi ini untuk menyejahterakan rakyat," katanya.

Warga Gejugjati lainnya, yaitu Suhartini (51 tahun) berharap keberadaan koperasi bisa membantu masyarakat terutama dari segi harga yang ditawarkan. Selain itu, barang yang dijual di koperasi bisa lebih beragam.

"Saya berharap harganya bisa terjangkau masyarakat, dibandingkan dengan di pasar," ungkap Suhartini.

Harga komoditas di koperasi lebih murah

Siti Afifah warga Lekok yang mengungkapkan kalau dirinya merasa terbantu dengan adanya koperasi ini. Dengan lokasi yang strategis, dekat dengan rumahnya memudahkan dia untuk berbelaja. Terlebih lagi harganya miring.

Dia juga sempat membandingkan harga kebutuhan pokok di warung dengan di koperasi yang selisihnya terbilang jauh.

"Minyak kalau di warung-warung Rp20 ribu sampai Rp 22 ribu. Kalau di sini cuma Rp15 ribu," kata Siti Afifah.

Siti mengaku sebelum ada koperasi, dirinya biasa belanja ke warung dengan lokasinya yang sering bikin dia deg-degan karena harus menyebrang jalan besar.

"Nyeberang jalan raya kan takut, jalannya ramai," katanya.

Berharap barang yang dijual lebih lengkap
Ada juga Korifani Maulidiyah, warga lokal yang merasakan betul manfaat keberadaan Koperasi Merah Putih.

Harga beras yang biasa dia beli seharga Rp17.500 per kilogram di pasar, sekarang di koperasi hanya Rp14.000. Selisihnya mencapai Rp3.500 dengan kualitas berasnya setara.

Dengan harapan yang sama kayak warga lain, dia pengen koperasi ini tahan lama dan menjual produk lebih lengkap.

"Ke depan agar lebih lengkap. Seperti perlengkapan bayi sabun, kosmetik. Insyaallah orang-orang bisa ramai ke sini," katanya.

Warga bersyukur adanya KDMP
Keberadaan koprasi ini berhasil membuat warga senang dan terbantu terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Masyarakat berterima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah mengusahakan adanya koperasi sampai ke desa-desa.

Gen Z Takeaway
Prabowo Subianto lewat program Koperasi Desa Merah Putih mulai jalan di Pasuruan dan langsung disambut antusias warga. Banyak yang ngerasa harga sembako lebih murah dibanding warung atau pasar, bahkan minyak goreng bisa selisih lumayan. Buat warga, koperasi ini jadi game changer karena belanja lebih dekat, hemat, dan diharap makin lengkap ke depannya.

KDMP kopdes Koperasi Desa Merah Putih Prabowonomics

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB