218 Jembatan Rampung, Anak Sekolah Kini Menyeberang dengan Vibe Aman!
astakom.com, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan pembangunan 218 jembatan yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia, dari jembatan bailey sampai armco.
Pengembangan ini merupakan usaha pemerintah untuk meningkatkan konektivitas, memulihkan infrastruktur setelah bencana, dan memperbaiki aksesibilitas di wilayah terpencil serta desa pada Senin, (9/3/2026).
Pembangunan 218 Jembatan untuk Konektivitas yang Lebih Baik
“Saya Prabowo Subianto Presiden RI, dengan ini meresmikan 77 jembatan bailey, 59 jembaran armco, dan 82 jembatan perintis,” ucap Prabowo dikutip oleh astakom pada Selasa, (10/3/2026).Prabowo mengakui bahwa usaha pembangunan pemerintah di bawah kepemimpinannya tidak terfokus pada infrastruktur besar, seperti bangunan bertingkat.
Fokus pada Wilayah Terpencil dan Kebutuhan Dasar
Namun, pembangunan seperti jembatan di wilayah terpencil sangat penting, karena proyek tersebut langsung memenuhi kebutuhan fundamental masyarakat.“Mungkin ada yang memandang yang menyeberangi beberapa puluh meter sesuatu yang tidak strategis, membangun gedung-gedung mewah, tidak. Pemerintah yang saya pimpin bangga bahwa kita menjawab rakyat kita yang kecil, yang paling jauh, yang paling terpencil,” ucapnya.
Keamanan untuk Pelajar: Menyeberang Tanpa Cemas
Di samping itu, Prabowo menyatakan bahwa keberadaan jembatan-jembatan tersebut sekarang memberikan rasa aman bagi warga, terutama bagi pelajar yang sebelumnya harus mempertaruhkan keselamatan untuk menyeberangi sungai“Sekarang saya tidur lebih lega, karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyebrangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya anak-anak kita di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah,” ujarnya.
Penghargaan untuk Prajurit TNI: Kerja Keras yang Diakui
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memberikan penghargaan kepada prajurit TNI yang ikut serta dalam pembangunan jembatan melalui satuan tugas khusus.“Saya sebagai presidenmu sebagai panglima tertinggimu, terimakasih saya, rasa bangga saya, rasa hormat saya, bahwa saya memimpin tentara yang demikian cintanya semangat berani berkorban segalanya untuk kepentingan bangsa dan rakyat yg kita cintai,” sambungnya.











