Himbauan Polri dan Kemenhub: 6 Poin Panduan Keselamatan Mudik Lebaran 2026

Editor: AR Purba
Senin, 9 Maret 2026 | 20:44 WIB
Himbauan Polri dan Kemenhub: 6 Poin Panduan Keselamatan Mudik Lebaran 2026

Himbauan Polri dan Kemenhub: 6 Poin Panduan Keselamatan Mudik Lebaran 2026

astakom.com, Jakarta- Pemerintah melalui Kementerian/ lembaga terkait terus mematangkan kesiapan pengamanan dan penertiban dalam rangka mudik Idul fitri 1447 H/ Maret 2026.

Kesiapan pemerintah dalam pelaksaan mudik tahun ini tergambar pada program Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–25 Maret.

Berdasarkan koordinasi Operasi Ketupat 2026, berikut adalah poin-poin himbauan dan panduan keselamatan dari Kementerian Perhubungan dan Polri yang dirancang khusus untuk para pemudik 2026 agar perjalanan tetap aman dan nyaman:

Panduan Keselamatan Mudik Lebaran 2026

Pengecekan Kelaikan Kendaraan: Pastikan kondisi mesin, rem, dan ban dalam keadaan prima. Gunakan fasilitas ramp check gratis yang tersedia di beberapa titik keberangkatan bagi pengguna angkutan umum.

Pemilihan Waktu Keberangkatan: Hindari puncak arus mudik yang diprediksi jatuh pada 16-18 Maret 2026. Kemenhub menyarankan keberangkatan lebih awal untuk menghindari kepadatan ekstrem di gerbang tol.

Pemanfaatan Tiket Digital: Bagi pengguna moda transportasi laut, udara, dan kereta api, pastikan tiket sudah dipesan secara daring (online) jauh-jauh hari untuk mencegah penumpukan di loket fisik.

Batas Waktu di Rest Area: Guna menjaga kelancaran arus di jalan tol, pemudik dihimbau tidak berhenti di bahu jalan dan membatasi waktu istirahat di rest area maksimal 30 menit.

Kesiapan Saldo Elektronik: Pastikan saldo kartu tol (e-toll) mencukupi. Hal sepele ini sering menjadi pemicu antrean panjang di gerbang tol otomatis.

Kesehatan Fisik Pengemudi: Polri menekankan pentingnya istirahat setiap 4 jam berkendara. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk; keselamatan nyawa adalah prioritas utama.

Keamanan Rumah yang Ditinggal: Sebelum berangkat, pastikan seluruh aliran listrik yang tidak perlu dipadamkan, gas dilepas, dan telah melapor kepada petugas keamanan lingkungan atau RT/RW setempat.

Pengawasan pada kapasitas angkutan pemudik
Sementara Dir. Lantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin menyampaiakan rencana untuk memonitoring kendaraan mudik yang kapasitasnya berlebih. "Jika nantinya ditemukan pemudik yang membawa barang berlebihan di jalan, akan diberi tindakan oleh anggota di lapangan." ujarnya tegas!

Monitoring dan pemantauan pada kendaraan yang over load akan dilakukan oleh berbagai pos pelayanan, pos pengamanan, pos terpadu yang tergabung dalam giat Operasi Ketupat 2026. "sampai dengan pos pantau ini akan memantau seluruh aktivitas masyarakat," lanjutnya.

Pihak Korps Lalu lintas Polri juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat, agar pemudik yang menggunakan roda dua (motor) sebagai kendaraan mudik bisa memanfaatkan sebaran pos pengamanan dan pos pelayanan untuk sekedar berhenti beristirahat sejenak. (aRsp)

Gen Z Takeaway
Mudik 2026 jangan cuma mikirin cepat sampai—yang penting safe sampai tujuan. Operasi Ketupat 2026, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia ngingetin: cek kendaraan, atur waktu berangkat, isi saldo tol, dan jangan maksa nyetir kalau capek—karena mudik yang bener itu bukan cuma gas, tapi juga waras dan selamat. 🚗⚡

arus mudik Jadwal Libur Lebaran 2026 Kakorlantas Polri Kementerian Perhubungan lebaran 2026 Mudik Lebaran 2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB