Parah! Video Epstein File Trump, Bill Gates dan Elon Musk: Iran Jadi Korban Pengalihan Isu??
astakom.com, Jakarta - Kumpulan berkas terbaru terkait Jeffrey Epstein telah mengungkap nama nama besar seperti Elon Musk, Bill Gates, dan Donald Trump.
Wakil Jaksa Agung Todd Blanche menyatakan bahwa lebih dari 3 juta halaman, 2.000 video, dan 180.000 gambar yang berkaitan dengan Epstein, seorang terpidana pelaku kejahatan seksual, melansir dari media, dikutip oleh astakom pada Minggu, (8/3/2026).
Rilis Dokumen Besar Terkait Jeffrey Epstein
Departemen Kehakiman Amerika Serikat baru-baru ini merilis dokumen besar yang terkait dengan Epstein, sebagai bagian dari kewajiban yang ditetapkan oleh Kongres.Rilis ini mengungkapkan rincian baru tentang hubungan Epstein dengan berbagai tokoh terkenal, meskipun tidak ada tuduhan kriminal yang diajukan terhadap mereka.
Dokumen tersebut, yang berasal dari investigasi FBI dan catatan Epstein, menunjukkan adanya komunikasi antara Elon Musk dan Epstein.
Keterlibatan Tokoh Terkenal dalam Kasus Epstein
Dalam email tahun 2013, Elon Musk berencana mengunjungi pulau pribadi Epstein dan meminta informasi tentang waktu yang tepat untuk berkunjung, meskipun kunjungan tersebut tidak pernah terjadi. Musk juga menyatakan bahwa ia tidak pernah mengunjungi pulau tersebut.Selain itu, Epstein mengirimkan dokumen kepada dirinya sendiri yang berisi surat pengunduran diri dari Yayasan Bill & Melinda Gates, yang menyebutkan klaim tidak terverifikasi bahwa Gates meminta bantuan untuk mendapatkan narkoba terkait hubungan seksualnya.
Selain itu, terdapat klaim sensasional dalam dokumen yang menyebutkan Bill Gates meminta bantuan Epstein untuk mendapatkan narkoba terkait hubungan dengan gadis-gadis Rusia.
Klaim Sensasional dan Penyangkalan
Klaim ini dibantah oleh juru bicara Gates sebagai "benar-benar tidak masuk akal. Dokumen juga menunjukkan adanya kontak berkelanjutan antara Epstein dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick hingga tahun 2018, meskipun Lutnick sebelumnya mengklaim telah memutuskan hubungan pada tahun 2005.Nama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, muncul ratusan kali dalam dokumen yang dirilis. Trump diketahui memiliki hubungan persahabatan dengan Epstein, tetapi ia mengklaim bahwa hubungan mereka telah memburuk bertahun-tahun yang lalu.
Selain itu, Trump juga membantah mengetahui tentang kejahatan seksual yang dilakukan oleh Epstein. Di antara dokumen yang dirilis terdapat daftar yang disusun oleh FBI pada tahun 2025, yang mencakup tuduhan yang diajukan terhadap Trump oleh penelepon anonim ke Pusat Operasi Ancaman Nasional FBI.
"Beberapa dokumen berisi klaim yang tidak benar dan sensasional saja terhadap Presiden Trump. Itu diajukan ke FBI tepat sebelum pemilu 2020," ucap Departemen Hukum AS.
"Untuk lebih jelas, klaim-klaim tersebut tidak berdasar dan palsu, dan jika ada sedikit pun kredibilitas, tentu saja sudah digunakan untuk menyerang Presiden Trump." sambungnya.
Konflik AS, Israel, dan Iran: Pandangan Internasional
Dino Patti Djalal , seorang mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, memberikan pandangannya mengenai konflik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.Dino Patti Djalal menyatakan "Bahwa sejumlah teman saya di Washington DC memberitahu saya bahwa serangan Amerika Serikat terhadap Iran juga merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian dari kasus Eipstein yang sekarang semakin merongrong pribadi Presiden Donald Trump" ucapnya pada video youtube.
Ia menegaskan bahwa konflik ini berpotensi berkepanjangan, dengan tujuan utama bukan hanya menghentikan program nuklir Iran, tetapi juga menggulingkan pemerintah di Tehran. Ia menekankan bahwa Iran memiliki jaringan politik dan militer yang kuat di Timur Tengah, yang dapat memperumit situasi jika terjadi perang.
Ia juga mengingatkan bahwa serangan militer terhadap Iran tidak dapat dibenarkan secara moral atau hukum internasional, dan bahwa Iran adalah pihak yang diserang, bukan yang menyerang. Dalam konteks ini, perundingan antara Amerika dan Iran belum membuahkan hasil, dan serangan militer tidak seharusnya menjadi solusi.













